
Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...
Brent oil lagi turun pada rabu(29/10) karena pasar pantau pasokan masih terlalu banyak dibanding permintaan. Investor mulai ragu bahwa sanksi baru AS dan Eropa ke perusahaan minyak besar Rusia bener-bener bisa nge-cut suplai, karena Rusia biasanya masih bisa nyalur ulang ekspor ke negara lain. Di saat yang sama, OPEC+ lagi ngomongin rencana naikin produksi lagi setelah beberapa bulan terakhir mulai buka keran pelan-pelan. Jadi market baca sinyalnya simpel: suplai bisa tambah, risiko gangguan pasokan mungkin nggak separah yang ditakutkan, dan permintaan global belum kenceng. Hasilnya, Brent...
Harga perak masih kesulitan naik stabil karena sentimen pasar global lagi "risk-on". Harapan damai dagang AS-Tiongkok bikin investor lebih berani masuk saham dan aset berisiko, bukan lari ke aset lindung nilai seperti emas dan perak. Selain itu, pasar juga lagi nunggu keputusan The Fed. Kalau The Fed masih kedengarannya hati-hati setelah memangkas bunga, imbal hasil obligasi bisa tetap tinggi dan itu bikin perak kurang menarik untuk jangka pendek. Kondisi ini bikin perak gampang kebawa turun kalau ada profit taking. Tapi dari sisi fundamental besar, perak masih punya cerita kuat. Permintaan...
Harga emas saat ini bertahan di area sekitar $3.9K“$4K per ons, jauh di bawah rekor di atas $4.3K per ons yang dicapai pekan lalu. Setelah tiga hari penjualan besar-besaran, harga mulai stabil tetapi belum pulih penuh karena banyak investor sudah mengambil profit dari reli ekstrem sebelumnya. Emas masih naik sekitar 50% tahun ini, didukung beli besar-besaran dari bank sentral dan kekhawatiran soal nilai mata uang, namun momentumnya kembali melemah.Secara fundamental, emas lagi ketahan karena dua hal: pertama, pasar semakin optimis soal potensi kesepakatan dagang AS“China, jadi kebutuhan...
Brent terus melemah pada Selasa(28/10) karena dua tekanan utama jalan bareng: suplai global kelihatan longgar sementara risiko geopolitik agak reda. Dari sisi suplai, pasar lagi khawatir bakal terjadi surplus besar karena produksi tinggi dari produsen utama dan sinyal bahwa OPEC+ siap melonggarkan pemangkasan output, jadi pasar takut stok bakal numpuk dalam beberapa bulan ke depan. Di sisi risiko, tensi Timur Tengah mulai turun setelah ada progress menuju gencatan senjata, jadi "premi ketakutan" yang biasanya ngejaga harga minyak tetap tinggi ikut hilang. Kombinasi oversupply + ketenangan...
Emas masih lemah pada Selasa, 28 Oktober 2025 dan bergerak di bawah $4.000 per ons, sekitar $3.970-$4.020, setelah turun ke level terendah hampir tiga minggu. Tekanan jual datang karena pasar makin optimis soal potensi kesepakatan dagang AS-Tiongkok yang akan dibahas langsung Trump dan Xi, jadi minat ke aset aman seperti emas turun dan investor pindah ke aset berisiko. Secara teknikal, kegagalan emas bertahan di atas $4.000 juga memicu profit taking. Tapi ini belum berarti tren emas selesai. Pasar hampir yakin The Fed akan memangkas suku bunga lagi 25 bps, yang bisa melemahkan dolar AS dan...