Emas stabil pada awal Jumat (29/8), meskipun dolar menguat karena indikator inflasi utama AS stabil bulan lalu, memenuhi ekspektasi pasar sekaligus gagal meredupkan harapan akan penurunan suku bunga yang akan datang. Emas untuk pengiriman Desember terakhir tercatat turun US$0,70 menjadi US$3.473,60 per ons. Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan Juli, ukuran inflasi yang disukai Federal Reserve, naik pada laju tahunan 2,6%, tidak berubah dari Juni dan sesuai dengan ekspektasi konsensus, menurut FactSet. PCE inti, tidak termasuk item volatil,...
Harga emas menguat di sesi perdagangan pagi Asia hari Jumat (6/6), di dukung oleh pertemuan Trump dan Xi via telpon dan data ekonomi AS yang di rilis hari Kamis mengindikasikan pelemahan berkelanjutan dalam data pasar tenaga kerja AS serta meredanya ketegangan perang dagang. Presiden Trump mengatakan pembicaraannya dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping produktif dan kedua belah pihak sepakat untuk segera bertemu. Sementara investor tetap bersikap hati-hati jelang rilis laporan penggajian nonpertanian AS Jumat malam ini (6/6).
Harga emas turun pada hari Kamis (05/6), didukung oleh meredanya ketegangan geopolitik, sinyal bank sentral yang dovish, dan pelemahan berkelanjutan dalam data pasar tenaga kerja AS, faktor-faktor yang terus mendorong permintaan untuk aset safe haven. Panggilan telepon antara Presiden Xi dan Trump terjadi beberapa jam sebelum kunjungan Kanselir Jerman Friedrich Merz yang dijadwalkan ke Gedung Putih, di mana ia diharapkan untuk menekan Trump agar melonggarkan tarif ekspor Eropa di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global. Sumber: Newsmaker.id
Harga perak melonjak ke $35,60 per ons pada hari Kamis(5/6), mencapai level tertinggi sejak Februari 2012, karena data ekonomi AS yang lemah dan prospek Federal Reserve yang dovish memicu permintaan safe haven menjelang laporan penggajian nonpertanian hari Jumat. Di luar fundamental ekonomi, ketegangan geopolitik dan perdagangan menambah keresahan pasar. AS telah menggandakan tarif impor baja dan aluminium menjadi 50%, memicu kekhawatiran akan ketegangan perdagangan baru dengan mitra utama. Sumber: Newsmaker.id
Emas naik pada hari Kamis (06/05) disesi perdagangan Eropa, Emas melanjutkan kenaikan, Penurunan perekrutan dan kontraksi dalam aktivitas jasa AS telah meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter untuk menghindari resesi. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas batangan yang tidak berbunga. Pada saat yang sama, permintaan emas sebagai aset safe haven juga menonjol, kata ANZ. Hubungan AS dengan Tiongkok dan Uni Eropa terus memburuk karena Presiden Trump menggandakan tarif baja dan aluminium menjadi 50%, kata ANZ. Sumber: Newsmaker.id
Emas naik pada hari Kamis (06/05) disesi perdagangan Asia, Emas menahan kenaikan, setelah data AS yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga setidaknya dua kali tahun ini untuk mencegah resesi. Sementara itu, kekhawatiran tentang memburuknya ketegangan antara AS dan beberapa mitra dagang utamanya muncul kembali setelah Presiden Donald Trump menggandakan tarif baja dan aluminium menjadi 50%. Secara terpisah, ia menyebut mitranya dari Tiongkok Xi Jinping sebagai "sangat sulit untuk membuat kesepakatan". Sumber: Newsmaker.id
Emas naik pada hari Rabu (05/6), didukung oleh dolar yang lebih lemah dan data AS yang lemah, karena investor bergulat dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan politik. Presiden AS Donald Trump mengatakan mitranya dari Tiongkok Xi Jinping keras dan "sangat sulit diajak berunding", hanya beberapa hari setelah menuduh Beijing melanggar kesepakatan untuk mencabut tarif. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas naik tipis pada hari Rabu (4/6) karena dolar yang melemah dan ketegangan perdagangan yang memanas antara Amerika Serikat dan Tiongkok meningkatkan permintaan untuk logam safe haven. Harga emas spot naik 0,1% menjadi $3.355,46 per ons, pada pukul 08.36 GMT. Harga emas berjangka AS naik tipis 0,1% menjadi $3.379,80. Indeks dolar yang mengukur mata uang terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,1%, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Sumber: Newsmaker.id
Harga Perak menghadapi tekanan jual karena aksi ambil untung di tengah meredanya ketegangan perdaganganSampai berita ini di rilis,Harga perak berada pada level $ 34,423 Sumber: Newsmaker.id
Emas (XAU/USD) melanjutkan pelemahannya pada hari Rabu untuk hari kedua berturut-turut karena Dolar AS (USD) dan imbal hasil Treasury AS menguat menjelang rilis Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...