
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...
Silver saat ini diperdagangkan di sekitar $44 pada sesi Asia hari Selasa, didukung oleh permintaan industri yang tinggi dari sektor panel surya, kendaraan listrik, dan elektronik. Pasokan global masih terbatas, sehingga menciptakan defisit yang mendorong harga tetap kuat.Dari sisi makro, ekspektasi penurunan suku bunga AS membuat dolar melemah dan meningkatkan minat investor pada aset safe-haven seperti silver. Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global juga menambah dorongan pada permintaan logam mulia ini.(ads) Harga perak pada saat penulisan adalah $44.000 Pernyataan: Artikel ini...
Emas (XAU/USD) mempertahankan kenaikan intraday yang kuat dengan nyaman di atas level $3.700, atau rekor tertinggi yangmana bersiap untuk menguat lebih lanjutPada saat penulisan,Harga Emas berada pada level $3.721 Sumber: Newsmaker.id
Harga perak melonjak hingga sekitar $43,50 per hari pada hari Senin, mencapai level tertinggi dalam 14 tahun. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan segera memangkas suku bunga lagi. Pada saat penulisan,Harga Perak berada pada level $43.678 Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak mentah naik pada hari Senin, didorong oleh ketegangan geopolitik di Eropa dan Timur Tengah, meskipun pasar masih dibayangi kekhawatiran soal potensi tambahan pasokan dan dampak tarif dagang terhadap permintaan global. Brent crude naik 0,67% menjadi $67,13 per barel, sementara kontrak WTI Oktober naik 0,75% ke $63,15 sebelum jatuh tempo hari ini. Kontrak WTI yang lebih aktif untuk November juga menguat 0,69% ke $62,83. Lonjakan harga ini dipicu oleh laporan bahwa Rusia kembali meningkatkan aktivitas militer di dekat perbatasan Polandia, termasuk pelanggaran wilayah udara NATO di...
Harga emas naik tipis ke kisaran $3.690 per ons pada hari Senin(22/9), mendekati level rekor, karena investor menunggu data inflasi AS dan pidato pejabat Federal Reserve yang akan memberikan panduan kebijakan lebih lanjut. Setelah The Fed mengumumkan pemangkasan suku bunga pertama tahun ini, pasar memperkirakan dua pemangkasan lagi pada Oktober dan Desember, seiring dengan penurunan pasar tenaga kerja. Pelonggaran kebijakan moneter yang berkelanjutan mendorong lonjakan harga emas batangan sebesar 40% sepanjang tahun ini. Harga emas saat artikel ini ditulis adalah...
Harga perak pada 22 September 2025 kemungkinan akan stabil meskipun terdapat volatilitas di pasar komoditas. Permintaan industri dan investasi tetap menjadi faktor utama yang menopang harga perak. Meskipun pasar global menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve dan kondisi ekonomi global, permintaan perak sebagai aset safe haven tetap tinggi. Sementara itu, pasokan dari negara-negara produsen utama seperti Meksiko dan Tiongkok menunjukkan sedikit tanda-tanda peningkatan, tetapi kekhawatiran tetap ada mengenai gangguan pada rantai pasokan global yang dapat...
Harga emas sepanjang sesi awal Eropa pada hari Jumat bertahan dengan kenaikan intraday moderatnya, di tengah beragamnya sinyal fundamental. Ketegangan geopolitik yang dipicu oleh meningkatnya perang Rusia-Ukraina dan konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah terus memberikan dukungan bagi logam mulia safe haven ini. Namun, pemulihan Dolar AS (USD) pasca-FOMC membatasi apresiasi signifikan komoditas ini. Harga emas saat artikel ini ditulis adalah $3655 Disclaimer : Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan...
Emas masih ditopang narasi pelonggaran The Fed setelah pemangkasan 25 bps dan sinyal ruang untuk pemotongan lanjutan, namun dorongan kenaikan dibatasi oleh penguatan dolar sesekali dan real yield yang belum turun konsisten. Kombinasi pembelian bank sentral, permintaan safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik, serta minat fisik (misalnya India jelang musim festival) menjaga bias fundamental tetap konstruktif meski ritme kenaikan melambat. Ke depan, arah emas akan sangat bergantung pada lintasan inflasi dan data tenaga kerja AS yang membentuk ekspektasi pemotongan berikutnya, serta...
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...