
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...
Ada sentiment positif menjelang potensi pemangkasan suku bunga (rate cut) dari The Fed membuat logam mulia termasuk perak jadi lebih menarik karena biaya memegangnya (carry cost) kemungkinan turun kalau bunga turun.Pada saat analyst ini di rilis,harga perak Berada Di Level $ 42.178 Source: Newsmaker.id
Harga minyak lanjut naik karena risiko pasokan Rusia (Primorsk, Ust-Luga, Kirishi) + dolar melemah jelang peluang pemangkasan 25 bps The Fed. Poin penting: Brent $67,20 / WTI $62,94; serangan drone berpotensi mengurangi ekspor Rusia ke India & Tiongkok; data Tiongkok lemah (pabrik/ritel) tapi throughput kilang & "apparent demand" naik; sentimen juga dipengaruhi kabar tarif dagang (G7/AS) serta kekhawatiran permintaan BBM AS. Intinya, ada premi risiko pasokan yang mengangkat harga, sementara sisi permintaan campuran menahan reli terlalu jauh. Prospek ke Depannya : Bias jangka pendek...
Harga emas melemah pada hari Senin(15/9), tertekan oleh aksi ambil untung dan penguatan dolar, meskipun penurunannya terbatas karena investor menantikan pertemuan Federal Reserve AS, di mana penurunan suku bunga diperkirakan menyusul serangkaian laporan pasar tenaga kerja yang lemah. Harga emas spot turun 0,2% menjadi $3.633,86 per ons, pada pukul 01.52 GMT. Harga emas batangan naik sekitar 1,6% minggu lalu, mencapai rekor tertinggi $3.673,95 pada hari Selasa. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,4% menjadi $3.671,30. "Emas tampak overbought secara teknis, yang...
Harga perak dunia terkoreksi pada perdagangan hari ini (15/9) Setelah beberapa pekan terakhir mencatat penguatan signifikan. Pelemahan ini terutama dipicu oleh penguatan dolar AS, meningkatnya imbal hasil obligasi, serta sentimen investor yang lebih hati-hati terhadap prospek pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Indeks dolar AS menguat setelah rilis data ekonomi yang menunjukkan ketahanan aktivitas industri dan belanja konsumen. Penguatan mata uang ini membuat perak yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional, sehingga menekan permintaan. Selain itu, yield...
Harga emas dunia bergerak menguat pada perdagangan Jumat (12/9), dengan harga terakhir tercatat di level $3.648 per ounce. Penguatan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pekan depan, setelah data pasar tenaga kerja AS menunjukkan pelemahan dan inflasi produsen melambat. Kondisi tersebut memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian kebijakan moneter global. Selain faktor The Fed, ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa turut meningkatkan permintaan emas sebagai safe haven. Investor juga menilai risiko...
Harga minyak Brent menguat pada perdagangan Jumat (12/9), Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif pasar energi di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve yang dapat mendorong pertumbuhan permintaan global. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa yang menambah kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan. Meski sentimen bullish mendominasi, investor tetap berhati-hati terhadap prospek kelebihan pasokan setelah OPEC+ mengumumkan rencana untuk menambah produksi secara bertahap. Prospek surplus yang sebelumnya...
Harga minyak kembali melemah di perdagangan Asia meskipun awalnya didukung oleh isu geopolitik. Brent turun ke $65 per barel dan WTI ke $61, tertekan oleh proyeksi IEA bahwa produksi global akan melonjak menjadi 2,7 juta barel per hari pada tahun 2025. Kekhawatiran tentang permintaan yang lesu di AS juga memperkuat sinyal bahwa pasar mungkin menghadapi kelebihan pasokan dalam waktu dekat. Meskipun ekspektasi penurunan suku bunga The Fed melemahkan dolar dan memberi ruang bagi harga minyak untuk pulih, tekanan tetap dominan. Dorongan AS agar G7 mengenakan tarif yang lebih tinggi kepada...
Harga emas terus mendekati level $3.650 per ons dan bersiap mencatat kenaikan mingguan keempat. Hal ini dipicu oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga AS, seiring arus masuk ke dana ETF berbasis emas yang semakin meningkat. Perak juga ikut terkerek, mencapai $42 per ons-level tertinggi sejak 2011. Pasar sentimen didukung oleh data inflasi konsumen AS bulan Agustus yang sesuai perkiraan, memberi ruang bagi The Fed untuk menurunkan biaya pinjaman setelah data pasar tenaga kerja sebelumnya menunjukkan pelemahan. Para pelaku pasar kini memperkirakan setidaknya satu kali...
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...