Emas stabil pada awal Jumat (29/8), meskipun dolar menguat karena indikator inflasi utama AS stabil bulan lalu, memenuhi ekspektasi pasar sekaligus gagal meredupkan harapan akan penurunan suku bunga yang akan datang. Emas untuk pengiriman Desember terakhir tercatat turun US$0,70 menjadi US$3.473,60 per ons. Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan Juli, ukuran inflasi yang disukai Federal Reserve, naik pada laju tahunan 2,6%, tidak berubah dari Juni dan sesuai dengan ekspektasi konsensus, menurut FactSet. PCE inti, tidak termasuk item volatil,...
Harga perak mencatat kenaikan selama sesi Asia pada hari Rabu (25/6) saat Dolar AS (USD) yang melemah memberikan sedikit dukungan pada harga komoditas berdenominasi USD. Para pedagang bersiap untuk Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell yang akan memberikan kesaksian pada hari Rabu nanti. Selain itu, Investor juga memantau dengan saksama perkembangan seputar konflik Israel-Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negara itu akan menyerang lagi jika Iran membangun kembali proyek nuklirnya. Setiap tanda eskalasi dapat meningkatkan harga logam mulia dalam waktu...
Harga emas bertahan dalam tren penurunan setelah gencatan senjata yang rapuh antara Iran dan Israel meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, sehingga menekan permintaan aset safe haven. Emas diperdagangkan nyaris tak berubah di kisaran $3.325 per ons pada awal sesi Asia, setelah ditutup turun 1,3% sehari sebelumnya. Meskipun konflik mereda, ketidakpastian global, ketegangan perdagangan, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga tetap menjadi faktor pendukung harga emas yang telah naik 27% sepanjang tahun ini. Di sisi lain, kepercayaan konsumen AS yang melemah pada Juni menambah...
Harga emas turun karena permintaan aset safe haven melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah sepakat melakukan gencatan senjata. Logam mulia ini sempat turun hingga 1,6% ke bawah $3.320 per ons pada Selasa. Trump, yang mengumumkan gencatan senjata secara mengejutkan di platform Truth Social beberapa hari setelah memerintahkan serangan udara ke fasilitas nuklir Iran, menyatakan bahwa kesepakatan ini bertujuan untuk mengakhiri konflik secara permanen dan memperingatkan agar tidak ada pelanggaran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemudian...
Perak (silver) saat ini menunjukkan performa yang menarik di pasar global, didukung oleh kombinasi faktor makroekonomi, geopolitik, dan permintaan industri yang solid. Harga perak yang sebelumnya sempat melemah pada sesi asia Kembali menguat dan kembali ke area $36. Presiden Trump mengatakan pada hari Senin bahwa gencatan senjata "lengkap dan total" antara Israel dan Iran akan mulai berlaku untuk mengakhiri konflik antara kedua negara. Ia juga menambahkan bahwa Iran akan segera memulai gencatan senjata, diikuti oleh Israel setelah 12 jam.Komentar Trump muncul tak lama setelah Iran...
Harga perak Menguat selama jam-jam Asia pada hari Selasa (24/6). Perak terdepresiasi karena perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Iran mengurangi permintaan safe haven. Pada hari Senin, Wakil Ketua Pengawasan Federal Reserve (Fed) Michelle Bowman dapat mendukung penurunan suku bunga pada bulan Juli karena risiko terhadap pasar kerja mungkin meningkat. Bowman juga menyoroti bahwa inflasi tampaknya berada pada jalur berkelanjutan kembali ke 2%, dan dia kurang khawatir bahwa tarif akan menyebabkan masalah inflasi. Sumber : Newsmaker.id
Harga emas melemah di tengah meredanya ketegangan geopolitik setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata total antara Israel dan Iran. Emas spot turun sekitar 0,6% ke level $3.351,79 per ons, karena pasar mulai melepas aset safe haven dan kembali berburu instrumen berisiko. Ketegangan yang sebelumnya mendorong lonjakan harga logam mulia kini dinilai telah menurun secara signifikan, membuat permintaan terhadap emas berkurang. Dari sisi teknikal, harga emas menunjukkan sinyal koreksi jangka pendek setelah gagal bertahan di atas level resistance psikologis $3.370. Investor kini...
Perak naik selama jam perdagangan Asia pada hari Senin (23/6). Logam putih tersebut menarik beberapa pembeli di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah AS mengebom situs nuklir Iran. Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap tiga situs nuklir di Iran pada Minggu pagi meskipun Presiden AS Donald Trump telah lama berjanji untuk menghindari konflik asing baru. Sumber: Newsmaker.id
Harga Emas bergerak di level $3357 disesi Asia pada hari Senin (23/06) . Perlu kamu ketahui bahwa saat ini harga emas menunjukkan tren penguatan seiring dengan meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah ketegangan di Timur Tengah dan keputusan kebijakan moneter oleh bank sentral besar. Secara fundamental, permintaan untuk aset aman meningkat, didorong oleh kekhawatiran inflasi dan gejolak geopolitik. Koreksi tipis diawal sesi asia telah terjadi, namun tidak merubah tren. Terutama, jika ketegangan di Iran berlanjut, emas diperkirakan akan tetap menjadi pilihan utama bagi investor...
Emas (XAU/USD) melanjutkan pelemahannya pada hari Rabu untuk hari kedua berturut-turut karena Dolar AS (USD) dan imbal hasil Treasury AS menguat menjelang rilis Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...