Emas stabil pada awal Jumat (29/8), meskipun dolar menguat karena indikator inflasi utama AS stabil bulan lalu, memenuhi ekspektasi pasar sekaligus gagal meredupkan harapan akan penurunan suku bunga yang akan datang. Emas untuk pengiriman Desember terakhir tercatat turun US$0,70 menjadi US$3.473,60 per ons. Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan Juli, ukuran inflasi yang disukai Federal Reserve, naik pada laju tahunan 2,6%, tidak berubah dari Juni dan sesuai dengan ekspektasi konsensus, menurut FactSet. PCE inti, tidak termasuk item volatil,...
Harga emas global bertahan stabil diarea positif di kisaran $3.343 per ons setelah reli 2% dalam dua sesi sebelumnya. Saat ini pasar tengah bersikap wait-and-see menjelang dua agenda besar dari AS: pemungutan suara DPR atas RUU pajak Trump dan rilis data ketenagakerjaan Juni. Meskipun dolar AS menguat tipis, sentimen positif terhadap emas tetap terjaga karena kekhawatiran fiskal, ketegangan geopolitik, dan arah kebijakan perdagangan masih menjadi perhatian utama investor. Dukungan tambahan datang dari pembelian bank sentral dan aliran dana ke ETF berbasis emas, yang menunjukkan minat jangka...
Pergerakan perak sekarang fokus pada data pasar tenaga kerja yang akan datang, termasuk laporan penggajian swasta ADP yang akan dirilis pada hari Rabu dan laporan pekerjaan utama bulan Juni pada hari Kamis, untuk sinyal lebih lanjut tentang prospek ekonomi dan potensi pergerakan kebijakan Fed.Saat berita ini dirilis berad,Perak berada pada level $ 36.025/ Toz Sumber: Newsmaker.id
Harga perak terpantau berada di sekitar $36 pada perdagangan sesi Asia hari Rabu (2/7), yang sedikit masih terbebani oleh penguatan ringan Dolar AS (USD). Sentimen pasar saat ini tertuju pada rilis data ketenagakerjaan ADP AS untuk bulan Juni yang akan dirilis malam ini, yang berpotensi memberikan arah baru bagi pergerakan harga logam mulia. Di sisi lain, permintaan industri yang terus meningkat bisa menjadi faktor pendukung harga perak dalam jangka menengah. Menurut Silver Institute, permintaan global terhadap perak diperkirakan akan mencetak rekor baru pada tahun 2025, dipimpin oleh...
Harga perak berada di level $36.118 per ons, mencerminkan fase konsolidasi setelah reli kuat yang menjadikannya mencapai rekor 13 tahun lalu. Secara fundamental, pelemahan Dolar AS dan ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed memberikan dukungan terhadap permintaan aset safe-haven seperti perak. Selain itu, permintaan industri yang kuat terutama dari sektor energi terbarukan dan elektronik yang menyumbang lebih dari 50% konsumsi global, turut menopang harga . Sumber : Newsmaker.id
Emas menguat ke $3.340 pada sesi Eropa (01/07) didorong pelemahan Dolar AS karena pasar makin yakin The Fed akan memangkas suku bunga. Kekhawatiran fiskal AS ikut tekan USD ke level terendah sejak 2022, menopang daya tarik emas sebagai aset aman. Ketidakpastian jelang kebijakan tarif Trump 9 Juli juga mendorong permintaan safe haven. Namun, sentimen risk-on dan rilis data NFP AS pekan ini membuat pasar cenderung wait and see. Secara umum, fundamental masih berpihak pada penguatan emas. Sumber: ayu-Newsmaker.id
Logam ini berada di bawah tekanan moderat karena sentimen pasar yang lebih luas mendukung risiko. Ekuitas AS mempertahankan kenaikan baru-baru ini mendekati rekor tertinggi. Meningkatnya selera risiko terus membebani permintaan untuk aset safe haven tradisional, membatasi kenaikan Perak. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas mendapatkan sedikit dorongan dari ekspektasi pemangkaan suku bunga AS pada pebukaan hari Selasa (1/7) ini. Pasar mengharapkan tiga pemangkasan suku bunga di AS selama paruh kedua tahun ini, yang dapat mendukung aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas. Disisi emas juga masih mendapatkan ketahan berkat kombinasi pelemahan dolar AS dan ketidakpastian global yang sampai saat ini masih berkecamuk khususnya di Timur Tengah antara Israel-Iran.(mrv@Newsmaker)
Harga emas bertahan stabil di kisaran $3.298 per ons pada perdagangan, setelah sempat menguat tipis didorong oleh pelemahan dolar AS. Pelaku pasar saat ini berhati-hati menunggu rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, termasuk laporan ADP dan Nonfarm Payrolls, yang dijadwalkan keluar pertengahan minggu ini. Sumber: Newsmaker.id
Emas (XAU/USD) melanjutkan pelemahannya pada hari Rabu untuk hari kedua berturut-turut karena Dolar AS (USD) dan imbal hasil Treasury AS menguat menjelang rilis Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...