
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...
Harga minyak kembali turun setelah mencatat penurunan mingguan terbesar sejak awal Oktober, seiring pasar menilai peluang tercapainya kesepakatan damai Ukraina“Rusia. Kesepakatan tersebut bisa membuka jalan bagi peningkatan pasokan minyak dari Rusia, menambah tekanan pada pasar yang sudah kelebihan suplai. Brent bergerak di $61.84 per barel, sementara WTI berada di bawah $58. Pelaku pasar juga mencermati potensi pelonggaran sanksi terhadap Rusia jika negosiasi berkembang, yang dapat memperburuk proyeksi surplus minyak tahun depan. Dengan produksi OPEC+ dan produsen Amerika yang terus...
Harga perak tercatat melemah pada Jumat(21/11), tertekan kombinasi penguatan dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi, dan koreksi teknikal setelah reli sebelumnya. Menguatnya dolar membuat perak menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. sementara ekspektasi bahwa The Fed tidak akan terlalu agresif memangkas suku bunga mengurangi selera pasar terhadap logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Di saat yang sama, kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi global juga menekan prospek permintaan industri perak mulai dari sektor panel surya hingga elektronik sehingga mendorong...
Harga emas bergerak turun pada Jumat(21/11) seiring penguatan dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS yang kembali menekan minat investor terhadap logam mulia. Pelaku pasar menilai data ketenagakerjaan dan indikator ekonomi AS yang masih cukup solid membuat prospek pemangkasan suku bunga The Fed menjadi kurang agresif, sehingga daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil melemah. Di tengah ekspektasi bahwa suku bunga tinggi bisa bertahan lebih lama, sebagian investor memilih mengurangi posisi di emas dan beralih sementara ke aset berdenominasi dolar, membuat harga...
Harga perak dunia hari ini (21/11) masih bertahan di area sekitar $50-51 per troy ons, sedikit melemah dibanding hari sebelumnya tapi masih jauh di atas level awal tahun. Secara fundamental, pergerakan perak lagi "ketarik dua arah": di satu sisi, harapan pemangkasan suku bunga The Fed di Desember yang mulai memudar cenderung menekan harga karena imbal hasil dolar dan obligasi tetap menarik; di sisi lain, perak tetap ditopang posisinya sebagai safe haven alternatif di tengah ketidakpastian data ekonomi AS dan arah kebijakan The Fed. Dalam jangka menengah, tren besar perak masih positif:...
Emas bergerak stabil di kisaran $4.070 per troy ons setelah data tenaga kerja AS keluar dengan hasil campuran. Job growth September lebih kuat dari perkiraan, tapi pengangguran ikut naik, jadi sinyalnya nggak benar-benar bullish atau bearish buat ekonomi. Buat pasar, angka ini belum cukup kuat untuk "memaksa" The Fed segera memangkas suku bunga di Desember. Alhasil, emas cenderung sideways dulu: tertahan oleh suku bunga yang masih tinggi, tapi tetap dilirik sebagai aset aman di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi.(asd)Harga Emas pada saat analisis ini dirilis adalah...
Harga minyak Brent menguat pada kamis(20/11), didorong kekhawatiran gangguan pasokan di tengah tensi geopolitik yang masih tinggi. Brent bergerak dengan kenaikan harian sekitar 0,3% dan sudah menguat hampir 4% dalam sebulan terakhir. Sentimen positif datang dari sanksi baru Amerika Serikat dan sekutunya terhadap perusahaan minyak besar Rusia, yang memicu kekhawatiran pengetatan pasokan, serta rangkaian serangan drone Ukraina ke infrastruktur energi Rusia yang sempat mengganggu aliran ekspor dari pelabuhan penting seperti Novorossiysk. Di atas kertas, pasar masih diwarnai risiko geopolitik...
Perak saat ini terbantu dua faktor utama: fungsi sebagai safe haven dan permintaan industri. Saat pasar lagi waspada soal suku bunga, inflasi, dan geopolitik, perak ikut dilirik bareng emas. Di saat yang sama, perak dipakai di panel surya, elektronik, dan kendaraan listrik, jadi tren energi hijau bikin permintaan dasarnya tetap kuat. Dari sisi kebijakan, ekspektasi bahwa The Fed mendekati akhir siklus kenaikan suku bunga juga menguntungkan perak. Kalau suku bunga turun dan Dolar AS melemah, logam mulia yang nggak kasih bunga seperti perak jadi relatif lebih menarik. Selama ketidakpastian...
Harga emas menguat di sesi awal Asia, dengan emas spot naik sekitar 0,6% ke kisaran US$4.102,58 per troy ounce. Kenaikan ini didukung meningkatnya minat investasi, setelah data kepemilikan institusi di ETF emas besar menunjukkan semakin banyak perusahaan yang menambah posisi emas. TD Securities juga menilai tren pembelian emas oleh bank sentral masih akan berlanjut dalam jangka panjang. Kombinasi masuknya investor institusi dan bank sentral membuat emas tetap menarik sebagai aset pelindung di tengah ketidakpastian global.Harga Emas pada saat analisis ini dirilis adalah $4.104 - Beli jika...
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...