Pasangan USD/CHF mendapat bid tipis dan naik ke kisaran 0,8025 pada sesi perdagangan Eropa, Jumat(29/8). Pasangan franc Swiss ini bergerak naik seiring Dolar AS (USD) sedikit menguat menjelang rilis data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk Juli yang akan dipublikasikan pukul 12:30 GMT. Saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY)-yang melacak nilai greenback terhadap enam mata uang utama-menguat mendekati 98,00. Investor akan mencermati data inflasi PCE inti-yang mengecualikan komponen volatil seperti pangan dan energi-karena metrik ini dipantau ketat oleh anggota...
Harga perak stabil di sesi awal perdagangan Asia pada Jumat (18/7) seiring menguatnya kembali minat terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian global. Minat investor terhadap logam mulia menguat setelah data inflasi global dianggap belum memuaskan, serta munculnya kembali kekhawatiran soal perang dagang antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya. Selain itu, permintaan industri yang konsisten”khususnya dari sektor elektronik dan energi hijau”turut menopang harga perak. Meskipun stabil, pergerakan harga perak masih terbatas karena pasar menanti data ekonomi AS terbaru dan...
Harga emas turun pada hari Kamis di sesi Eropa (17/7) Apa penyebabnya? Para pelaku pasar sedang menimbang kemungkinan perubahan kepemimpinan di bank sentral AS, menyusul rumor bahwa Presiden Donald Trump mungkin akan memecat Jerome Powell dari jabatannya sebagai Ketua The Fed. Isu ini memicu ketidakpastian baru di pasar keuangan. Sementara itu, , kekhawatiran soal campur tangan politik tetap membayangi. Jika Powell benar-benar diberhentikan sebelum masa jabatannya berakhir pada 2026, hal ini bisa menimbulkan keraguan terhadap independensi The Fed.Sumber: Newsmaker.id
Harga Perak turun tipis dari level tertinggi akibat penguatan dolar. Perak mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam 14 tahun. Para investor global yang mulai melakukan profit-taking, yakni menjual kepemilikan peraknya untuk mengamankan keuntungan setelah lonjakan harga yang signifikan sepanjang tahun. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas menguat pada hari Rabu (16/7) didorong oleh pelemahan Dolar AS dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah kekhawatiran geopolitik global. Pasar mencermati respons investor terhadap ultimatum 50 hari Presiden Trump kepada Rusia dan ketegangan tarif lanjutan terhadap mitra dagang utama. Selain itu, spekulasi bahwa The Fed akan menunda pemangkasan suku bunga akibat inflasi barang yang masih tinggi turut menopang harga emas. Fokus selanjutnya tertuju pada rilis data PPI AS dan hasil lanjutan negosiasi perdagangan internasional. Sumber: Newsmaker.id
Perak kembali mencatat reli positif pada Rabu, 16 Juli 2025, dengan harga spot naik tipis 0,3% seiring pelemahan dolar dan penguatan permintaan global. Lonjakan ini mengikuti tren kenaikan sepanjang tahun, di mana harga perak meningkat lebih dari 30¯% sejak awal tahun”didukung kenaikan penggunaan industri di sektor energi surya dan elektronik, serta meningkatnya minat investor sebagai aset safe-haven. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas kembali menguat setelah investor mencerna sinyal yang saling bertentangan dari Amerika Serikat terkait arah kebijakan perdagangannya. Pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut ancaman tarif sebagai bagian dari strategi negosiasi mendorong ketidakpastian baru di pasar global. Hal ini membuat emas sebagai aset safe haven kembali diminati, meski sempat terkoreksi tipis sehari sebelumnya. Saat ini, emas diperdagangkan mendekati $3.364 per ons, mencerminkan sentimen pasar yang tetap waspada terhadap gejolak kebijakan AS. Secara teknikal, tren jangka menengah emas masih berada...
Investor India, yang secara tradisional terobsesi menimbun emas, semakin beralih ke perak, yang diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun pada hari Senin, karena imbal hasilnya tahun ini melampaui emas. Impor memenuhi sebagian besar permintaan di negara konsumen perak terbesar di dunia, di mana harga domestik mencapai rekor tertinggi karena kekurangan produksi memicu harapan investor untuk reli lebih lanjut. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas spot dunia kembali menguat dan saat ini diperdagangkan di sekitar $3.374, melanjutkan reli di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap ketegangan dagang global dan konflik geopolitik. Ancaman tarif 30% dari Presiden Trump terhadap sejumlah negara mitra dagang utama, serta pengiriman sistem rudal Patriot ke Ukraina, telah mendorong investor untuk kembali ke aset safe haven seperti emas. Meski dolar AS menunjukkan penguatan terbatas, permintaan terhadap logam mulia tetap tinggi karena meningkatnya ekspektasi pelonggaran moneter global. Secara teknikal, harga emas telah menembus...
Emas (XAU/USD) melanjutkan pelemahannya pada hari Rabu untuk hari kedua berturut-turut karena Dolar AS (USD) dan imbal hasil Treasury AS menguat menjelang rilis Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...