
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...
Harga emas dunia saat ini cenderung melemah pada Rabu(10/12), Tekanan utama datang dari kekhawatiran pasar bahwa The Fed bisa menyampaikan "hawkish cut" yaitu memangkas suku bunga 25 bps, tapi dengan nada hati-hati dan sinyal bahwa pelonggaran ke depan tidak akan terlalu agresif. Ekspektasi seperti ini membuat dolar AS relatif lebih kuat dan menekan harga emas yang dihargakan dalam dolar. Selain itu, investor banyak yang memilih ambil untung (profit taking) setelah reli emas yang cukup panjang sepanjang 2025, sambil menunggu keputusan resmi The Fed dan proyeksi ekonomi terbaru untuk...
Harga emas dunia hari ini cenderung datar-sedikit melemah di sekitar $4.205-$4.210 per troy ounce, tertekan penguatan dolar AS setelah data tenaga kerja yang masih kuat. Investor sudah hampir sepenuhnya mem-price in pemangkasan suku bunga The Fed 25 bps malam ini, tapi justru lagi waspada kalau-kalau yang keluar adalah "hawkish cut" (potong bunga, tapi dengan nada ketat), sehingga ruang naik emas sementara terbatas. Fokus utama pasar bukan lagi di cut-nya, tapi di dot plot dan proyeksi The Fed untuk 2026: berapa kali lagi mereka buka peluang pemangkasan ke depan, serta bagaimana Powell...
Harga perak tembus rekor di atas $60 per ounce dan sempat menyentuh sekitar $60,92, didorong ekspektasi The Fed bakal memangkas suku bunga lagi. Sepanjang tahun ini, harga perak sudah lebih dari dua kali lipat, bahkan mengalahkan kenaikan emas.Reli perak juga disokong pasokan yang masih ketat, masuknya dana besar ke ETF perak, dan status baru perak sebagai "mineral kritis" di AS yang bikin sebagian stok tertahan di dalam negeri. Saat terakhir tercatat, harga perak masih bertahan dekat $60,75 per ounce, sementara emas dan indeks dolar cenderung stabil.(asd)Harga Perak pada saat analisis ini...
Harga emas kembali menguat pada Selasa(9/12), seiring ekspektasi pasar terhadap Federal Reserve (The Fed) yang kemungkinan akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Pelemahan dolar AS akibat ekspektasi pelonggaran moneter membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan global terhadap logam mulia. Sentimen ini diperkuat oleh data ekonomi AS yang melemah, menambah keyakinan investor bahwa The Fed bakal mengambil sikap dovish. Tak hanya dipicu oleh faktor moneter, permintaan sebagai aset safe-haven juga meningkat di tengah meningkatnya ketidakpastian...
Harga perak kembali menguat pada selasa(9/12), dipicu oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve bakal segera memotong suku bunga. Penurunan suku bunga membuat perak sebagai aset "tanpa imbal hasil" jadi lebih menarik dibandingkan obligasi atau deposito. Di saat yang sama, pelemahan dolar AS ikut mendongkrak daya tarik perak bagi investor global. Di luar faktor moneter, permintaan industri terhadap perak juga tinggi. Perak dibutuhkan luas di sektor elektronik, panel surya, dan teknologi hijau, sementara pasokan global tetap ketat. Kombinasi antara permintaan industri besar dan minat...
Kenaikan harga emas diperkirakan akan melambat tahun depan setelah reli besar sepanjang 2025 yang disebut analis sebagai kinerja tahunan terbaik sejak 1979. Analis di State Street Investment Management memperkirakan emas akan cenderung terkonsolidasi di kisaran $4.000-$4.500 per ons pada 2026. Mereka menilai tren besar yang mendorong reli tahun ini belum akan berbalik dan masih memberikan latar belakang yang positif bagi harga emas dalam jangka menengah. State Street menambahkan, emas tetap punya peran penting sebagai alat diversifikasi portofolio jika korelasi antara saham dan obligasi...
Harga perak masih bertahan di level $58 pada perdagangan pagi ini, Selasa (9/12/2025), didorong oleh melemahnya dolar AS serta meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga global pada awal 2026. Penurunan dolar membuat logam mulia lebih murah bagi pembeli internasional, sementara ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter meningkatkan minat terhadap aset safe-haven seperti perak. Di saat yang sama, kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi menambah dorongan bagi logam mulia yang dianggap sebagai lindung nilai. Dari sisi industri, prospek permintaan perak...
Harga perak menguat pada senin(8/12), mengikuti sentimen positif di pasar logam mulia setelah ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve kembali menguat. Prospek pelonggaran kebijakan moneter AS membuat dolar melemah dan imbal hasil obligasi menurun, membuka ruang bagi pergerakan bullish pada aset non-yielding seperti perak. Permintaan investor terhadap logam putih ini juga meningkat seiring perbaikan sentimen risiko di pasar global. Selain faktor moneter, kekhawatiran mengenai gangguan pasokan industri serta meningkatnya aliran modal ke ETF berbasis perak turut memperkuat tren...
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...