
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...
Pada sesi pagi di Singapura, harga emas tercatat naik 0,7% ke $4.187 per ons, sementara Indeks Spot Dolar Bloomberg cenderung datar, menandakan tidak ada tekanan besar dari penguatan dolar. Harga emas bergerak stabil tapi masih berada di jalur kenaikan untuk bulan keempat berturut-turut. Pada perdagangan Jumat (28/11) pagi di Asia, sentimen positif datang dari ekspektasi bahwa Federal Reserve bakal memangkas suku bunga bulan depan. Komentar beberapa pejabat The Fed dan rilis data ekonomi yang tertunda membuat pasar semakin yakin biaya pinjaman akan turun.(mrv) Sumber : Newsmaker.id
Harga emas (XAU/USD) melemah di sesi Asia pada Kamis(27/11), menjauh dari level tertinggi hampir dua minggu yang tercapai sehari sebelumnya. Sentimen pasar yang lebih positif, didukung harapan kesepakatan damai Rusia-Ukraina dan prospek suku bunga global yang lebih rendah, mendorong sebagian dana beralih dari aset safe haven seperti emas. Kondisi ini terjadi di tengah volume perdagangan yang tipis karena libur Thanksgiving di Amerika Serikat. Meski demikian, pelemahan emas sejauh ini masih terlihat terbatas. Pasar tetap yakin Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan...
Harga perak kembali menguat seiring turunnya imbal hasil obligasi AS dan meningkatnya harapan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember. Kondisi ini membuat aset tanpa imbal hasil seperti perak kembali menarik, apalagi pergerakannya cenderung lebih agresif dibanding emas.Ke depan, arah perak akan sangat dipengaruhi dua hal: ekspektasi rate cut The Fed dan permintaan industri, terutama dari sektor energi surya. Jika sentimen pelonggaran suku bunga bertahan dan kebutuhan perak untuk produksi tetap tinggi, potensi kenaikan masih terbuka, meski risiko koreksi tetap perlu...
Emas (XAU/USD) mempertahankan penguatan intraday mendekati level tertinggi satu setengah minggu yang dicapai pada sesi Asia, didukung ekspektasi dovish The Fed. Data AS terbaru menunjukkan inflasi mulai mereda, sementara komentar beberapa pejabat Fed yang mendukung pelonggaran lebih lanjut menekan Dolar AS ke posisi terendah satu minggu. Kondisi ini memberikan dorongan tambahan bagi emas yang tidak menawarkan imbal hasil, sehingga prospeknya tetap positif. Namun, minat risiko global juga meningkat seiring prospek suku bunga AS yang lebih rendah dan harapan kemajuan dalam pembicaraan damai...
Harga minyak masih tertahan di dekat level terendahnya dalam sebulan, dengan WTI berada di kisaran US$58 dan Brent di kisaran US$61 per barel. Pasar dibayangi oleh potensi perdamaian di Ukraina, yang dapat melonggarkan sanksi terhadap minyak Rusia, sementara IEA memproyeksikan kelebihan pasokan hingga 4 juta barel per hari tahun depan.Persediaan minyak AS memang turun 1,9 juta barel, tetapi ini tidak cukup untuk mengangkat sentimen. Selama pasokan tetap melimpah dan permintaan lemah, risiko harga minyak tetap berada di zona bawah tetap cukup tinggi, kecuali OPEC+ setuju untuk kembali...
Pergerakan silver (XAG/USD) hari ini cenderung stabil dengan sedikit kenaikan di area sekitar US$51 per troy ons, setelah reli kuat dalam beberapa minggu terakhir yang membuat harga naik hampir 10% sebulan dan hampir 70% setahun terakhir. Sentimen utama masih datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember, menyusul komentar bernada dovish dari beberapa pejabat bank sentral AS yang membuka peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Di sisi lain, pasar juga mulai menyadari bahwa kenaikan yang terlalu cepat membuat ruang untuk koreksi teknikal tetap...
Harga minyak bergerak stabil pada Selasa pagi (25/11). WTI bertahan dekat US$58 per barel dan Brent di atas US$62 per barel, didukung sentimen risk-on di pasar global dan harapan pemangkasan suku bunga lanjutan oleh The Fed. Suasana juga terbantu oleh komunikasi terbaru antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping setelah gencatan senjata tarif. Di sisi lain, pasar terus memantau perkembangan perundingan damai Ukraina. Jika tercapai kesepakatan dan sanksi terhadap Rusia dilonggarkan, ekspor minyak Moskow bisa bertambah ke pasar yang sudah rawan kelebihan pasokan. Untuk saat...
Harga emas turun ke sekitar $4.040 per ons pada Senin(24/11), melanjutkan pelemahan dari akhir pekan. Investor kini menunggu data ekonomi AS yang dirilis Selasa, yaitu Retail Sales dan PPI, untuk mencari petunjuk arah kebijakan The Fed. Harapan pemangkasan suku bunga Desember kembali meningkat setelah Presiden Fed New York, John Williams, memberi sinyal dukungan untuk penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Pasar kini memperkirakan peluang rate cut Desember naik ke 70%, dari sekitar 40% minggu lalu setelah data ketenagakerjaan yang kuat. Meski turun dalam jangka pendek, harga emas tetap...
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...