
Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...
Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari empat bulan karena banyak investor mencari tempat aman di tengah ketidakpastian soal tarif perdagangan yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump. Kenaikan ini juga didukung oleh spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga pada bulan September. Selain itu, dolar AS melemah, membuat emas menjadi pilihan investasi yang lebih menarik. Harga emas spot saat ini mendekati rekor tertinggi yang pernah dicapai pada akhir April. Ketidakpastian makin tinggi setelah pengadilan menyatakan tarif perdagangan tersebut ilegal,...
Harga minyak dunia naik pada perdagangan Selasa (2/9), dipicu oleh eskalasi konflik Rusia“Ukraina. Brent dan WTI melonjak setelah serangan drone Ukraina melumpuhkan fasilitas pengolahan minyak Rusia yang menyumbang sebagian besar kapasitas pasokan. Kondisi ini memicu kekhawatiran gangguan suplai global dan mendorong investor kembali masuk ke pasar energi. Meski sentimen geopolitik mengangkat harga, prospek jangka menengah masih dibayangi surplus produksi. Lonjakan output Amerika Serikat dan produsen lain diperkirakan menciptakan kelebihan pasokan hingga 1,8 juta barel per hari sampai...
Harga perak (XAG/USD) menguat mendekati level tertinggi sejak 2011. Dari sisi makro, kenaikan didorong oleh ekspektasi kuat bahwa The Fed akan memangkas suku bunga bulan ini setelah data inflasi PCE sesuai perkiraan, yang menahan imbal hasil riil dan menekan Dolar AS-kombinasi yang historisnya positif bagi logam mulia. Sentimen aman juga tetap hidup di tengah ketidakpastian kebijakan dan geopolitik, sehingga meningkatkan minat pada aset lindung nilai seperti perak. Sumber: Newsmaker.id-(alg)
Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Senin (1/9) karena melemahnya dolar dan ketegangan Rusia-Ukraina mengancam pasokan, dengan Brent di $67,96 dan WTI di $64,66. Meskipun mengalami kenaikan, pasar masih dibayangi oleh surplus pasokan OPEC+ dan melemahnya permintaan global. Ke depannya, para analis memperkirakan kelebihan pasokan hingga 1,6 juta barel per hari pada kuartal keempat tahun 2025. Investor kini fokus pada pertemuan OPEC+ dan data ketenagakerjaan AS, yang dapat memengaruhi kebijakan suku bunga dan permintaan komoditas. Harga minyak saat artikel ini ditulis berada di...
Harga minyak Brent bergerak turun tipis ke kisaran US$67,36 per barel pada perdagangan Senin (1/9), seiring tekanan dari melonjaknya produksi global yang menutupi dampak gangguan pasokan akibat konflik Rusia“Ukraina. Lonjakan produksi Amerika Serikat yang mencapai rekor 13,58 juta barel per hari pada Juni turut memperbesar potensi surplus di pasar. Dari sisi permintaan, sentimen tetap lemah terutama akibat kontraksi sektor manufaktur di Tiongkok yang telah berlangsung lima bulan berturut-turut. Kondisi ini memperburuk outlook konsumsi energi global, sehingga membatasi ruang penguatan harga.