
Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...
Menurut data terbaru, harga spot perak agak tertekan dan berada di kisaran USD 38,54“39,00 per ounce, melanjutkan tren kenaikan dari minggu lalu, di mana sepanjang tahun ini telah meningkat lebih dari 33%”mencapai level tertinggi dalam hampir 14 tahun. Fundamental pagi ini tetap sangat mendukung arah bullish untuk perak. Dorongan datang dari kombinasi defisit pasokan struktural, lonjakan permintaan industri”khususnya dari sektor energi terbarukan dan teknologi”serta peningkatan ekspektasi atas peran perak sebagai safe-haven. Revisi proyeksi dari HSBC juga memperkuat sentimen,...
Meskipun pasokan jangka pendek ketat, ada kekhawatiran bahwa produksi minyak global akan meningkat, termasuk dari produsen non-OPEC. Ekspektasi ini menggeser sentimen ke arah bearish, khususnya pada kontrak jangka panjang. Brent baru-baru ini diperdagangkan dengan diskon tipis dibandingkan harga Dubai Crude untuk pasar Asia. Ini jarang terjadi dan mencerminkan bahwa pasokan Brent untuk Asia melimpah, sehingga pembeli Asia beralih ke Dubai yang biasanya lebih murah. Sumber : Newsmaker.id
Harga perak (XAG/USD) menguat pada perdagangan sesi Eropa (26/8), rebound dari pelemahan sesi sebelumnya. Penguatan ini sebagian besar dipicu oleh ketidakpastian politik di AS, menyusul pencopotan Gubernur Federal Reserve Lisa Cook oleh Presiden Donald Trump. Langkah ini memicu kekhawatiran mengenai independensi The Fed dan arah kebijakan moneter, sehingga investor mencari aset safe-haven seperti perak. Selain faktor politik, permintaan industri untuk perak tetap solid, terutama dari sektor energi terbarukan. Data terbaru menunjukkan ekspor sel surya China melonjak lebih dari 70% pada paruh...
Harga minyak berbalik turun setelah reli empat hari karena pasar butuh kepastian soal pasokan. Investor juga memantau efek dari keputusan Presiden AS Donald Trump mencopot Gubernur The Fed Lisa Cook, yang memicu kekhawatiran soal independensi bank sentral dan menekan selera risiko. Secara fundamental, harga minyak masih cenderung bergerak dalam rentang sempit. OPEC+ menambah produksi dalam beberapa bulan terakhir (termasuk sekitar 547 ribu bpd untuk September), sementara IEA memperingatkan risiko surplus menuju 2026 meski ada gangguan pasokan akibat serangan Ukraina ke infrastruktur energi...
Harga perak menunjukkan penguatan pagi ini, seiring pelaku pasar mengalihkan perhatian ke logam mulia sebagai aset aman (safe-haven) pasca pemecatan Gubernur Federal Reserve, Lisa Cook. Aksi ini telah menurunkan kepercayaan investor terhadap independensi bank sentral AS dan melemahkan dolar. Permintaan terhadap aset safe-haven seperti emas dan yen meningkat, mendorong penurunan indeks dolar dan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih cepat. Akibat pelemahan dolar, perak kembali mendapat dukungan dari investor yang mencari perlindungan nilai.(mrv) Sumber: Newsmaker.id