Wednesday, 11 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tuesday, 20 January 2026 11:40 WIB

Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...

RECENT NEWS
$41 Dekat Banget… Tembus Nggak?
Monday, 8 September 2025 07:28 WIB | Perak

Perak (XAG/USD) $40.898: reli mereda dan harga cenderung konsolidasi; bias tetap sideways-to-bullish didukung ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan permintaan industri. Level kunci: resisten $41.50“$42.00 (tembus → $43“$44); support $40.50 lalu $39.80 (jebol → koreksi lebih dalam).Harga perak saat artikel ini ditulis naik -0.30% menjadi $40,875/Toz. DISCLAIMERCatatan: Artikel ini hanya untuk tujuan analisis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.Sumber: Newsmaker.id

Harga Perak Koreksi!
Thursday, 4 September 2025 14:52 WIB | Perak

Harga perak turun ke $40,80 per ons pada Kamis saat mengawali sisi Eropa (4/9) akibat aksi ambil untung setelah reli tajam. Pasar tetap optimis karena hampir 98% yakin The Fed akan memangkas suku bunga bulan ini.Dari sisi industri, permintaan perak masih kuat berkat lonjakan ekspor solar panel Tiongkok, membuat logam ini tetap menarik baik sebagai aset safe haven maupun komoditas industri.Harga perak saat artikel ini ditulis naik -0.76% menjadi $40,892/Toz.DISCLAIMERCatatan: Artikel ini hanya untuk tujuan analisis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental...

Safe Haven Baru? Perak Bikin Kejutan di Tengah Gejolak Global
Thursday, 4 September 2025 09:11 WIB |

Harga perak kembali menguat pada perdagangan hari ini, bergerak di kisaran US$41 per troy ounce. Level tersebut mendekati rekor tertinggi dalam 14 tahun terakhir dan menjadi sorotan utama di pasar komoditas. Kenaikan harga perak didorong oleh tingginya permintaan aset safe-haven. Investor semakin yakin bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat setelah serangkaian data ekonomi AS menunjukkan pelemahan. Pelonggaran moneter ini memicu arus modal masuk ke logam mulia, termasuk perak, yang dianggap sebagai instrumen lindung nilai terhadap ketidakpastian. Sumber...

OPEC+ Picu Tekanan Minyak
Wednesday, 3 September 2025 22:07 WIB | brent oil Oil,

Harga minyak jatuh tajam setelah kabar OPEC+ akan membahas kenaikan produksi, dengan WTI turun ke $64,07 dan Brent ke $67,71. Kekhawatiran surplus pasokan makin besar, apalagi dibarengi data ekonomi AS yang lemah.Analis menilai langkah ini berisiko karena bisa membuat pasar cepat kelebihan pasokan. Ditambah ketegangan geopolitik dari Rusia hingga Venezuela, arah harga minyak ke depan masih penuh ketidakpastian.Harga minyak pada saat penulisan ini berada di $67,62DISCLAIMERCatatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental...

Emas di Puncak, NFP Jadi Penentu
Wednesday, 3 September 2025 16:35 WIB | GOLD EMAS

Emas masih bertahan dekat rekor tertinggi karena ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan ketidakpastian global yang mendorong permintaan safe haven.Namun, pasar mulai berhati-hati karena kondisi jenuh beli. Data NFP Jumat ini diperkirakan jadi kunci arah emas selanjutnya: lanjut reli atau alami koreksi.Harga emas saat artikel ini ditulis berada di $3.538/Toz.DISCLAIMERCatatan: Artikel ini hanya bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi.(ayu)Sumber: Newsmaker.id