
Dolar Australia melemah ke sekitar $0,650 pada hari Rabu(11/9), mengakhiri dua sesi kenaikan berturut-turut, tertekan oleh meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Reserve Bank of Australia. Pasar sekarang memperkirakan peluang 97% untuk penurunan 25bps pada bulan Juli, dengan kontrak berjangka menyiratkan total pelonggaran 75bps menjadi 3,1% pada akhir tahun.
Sentimen ini mengikuti serangkaian data ekonomi yang lemah, termasuk pertumbuhan PDB hanya 0,2% pada Q1, belanja konsumen yang lemah, dan investasi bisnis yang menurun”meningkatkan kekhawatiran bahwa RBA mungkin telah menunggu terlalu lama untuk bertindak. Menambah tekanan, dolar AS menguat menjelang data inflasi utama AS yang akan dirilis hari ini, yang dapat memengaruhi prospek suku bunga Fed.
Namun, Aussie tetap mendekati puncak YTD-nya, didukung oleh optimisme atas pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok, yang terus mendukung sentimen risiko dan menopang mata uang proksi Tiongkok. Meskipun rinciannya masih belum diungkapkan, diskusi tersebut mencapai kesepakatan awal untuk menerapkan konsensus Jenewa, yang bertujuan meredakan ketegangan perdagangan. (zif)
Sumber: Trading Economics
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...