
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.
Badan Statistik Australia melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga turun menjadi 0,4% dari 0,6% sebelumnya, dan angka ini lebih rendah dari perkiraan pasar. Biasanya, data buruk seperti ini bisa menekan AUD, namun kali ini tidak terlalu berpengaruh.
Salah satu penyebabnya adalah sikap hawkish bank sentral Australia (RBA). Gubernur RBA, Michele Bullock, mengatakan bahwa inflasi masih lebih tinggi dari yang diperkirakan. Pernyataan ini membuat pasar percaya bahwa RBA belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, sehingga mendukung penguatan AUD.
Sementara itu, Dolar AS melemah karena pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga bulan ini. Pelemahan USD ini turut membantu AUD/USD tetap berada di jalur positif.
Para pelaku pasar kini menunggu rilis data penting dari AS, yaitu laporan tenaga kerja ADP dan ISM Services PMI, untuk mencari petunjuk pergerakan pasar selanjutnya.(Asd)
Sumber: Newsmaker.id
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia menguat ke kisaran US$0,65 pada Rabu(26/11), menyentuh level tertinggi dalam satu minggu. Penguatan ini terjadi setelah data inflasi keluar lebih tinggi dari perkiraan, sehingga pasar ...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...