Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia bertahan karena PDB Q1 tumbuh 0,2% QoQ
Wednesday, 4 June 2025 10:58 WIB | AUD/USD | Australia

Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu setelah mencatat penurunan lebih dari 0,5% pada sesi sebelumnya. Pasangan AUD/USD tetap berada di wilayah positif menyusul rilis data ekonomi beragam dari Australia.

Biro Statistik Australia (ABS) menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 0,2% kuartal-ke-kuartal pada Q1, menurun dari pertumbuhan 0,6% sebelumnya. Ekonomi Australia tidak mencapai kenaikan 0,4% yang diharapkan. Sementara itu, tingkat pertumbuhan PDB tahunan tetap konsisten di 1,3%, di bawah yang diharapkan 1,5%.

Selain itu, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Gabungan S&P Global Australia turun menjadi 50,5 pada bulan Mei dari angka 51,0 pada bulan April, meningkat selama delapan bulan berturut-turut. Namun, laju tersebut menunjukkan pertumbuhan marjinal dalam aktivitas bisnis, meskipun paling lambat sejauh ini pada tahun 2025.

PMI Layanan Australia Global S&P berada di angka 50,6 pada bulan Mei, menandai ekspansi selama 16 bulan berturut-turut tetapi pada laju paling lambat dalam enam bulan. PMI Manufaktur Ai Group membukukan angka -23,5, sedikit membaik dari sebelumnya -26,5. Produsen mengalami keterlambatan dalam proyek-proyek besar dan meningkatnya keraguan pasar karena ketidakpastian global dan domestik.

Asisten Gubernur Bank Sentral Australia (RBA) Sarah Hunter menyatakan kehati-hatian pada hari Selasa bahwa "tarif AS yang lebih tinggi akan menghambat ekonomi global." Hunter mencatat bahwa ketidakpastian yang lebih tinggi dapat melemahkan investasi, produksi, dan lapangan kerja di Australia. Namun, ia juga menambahkan bahwa eksportir Australia relatif siap menghadapi badai dan berasumsi bahwa otoritas Tiongkok akan mendukung ekonomi mereka melalui stimulus fiskal.(cay)

Sumber: fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS