
Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...
Perak bergerak melemah di awal sesi Asia, berkisar dekat $48,45 setelah sempat menyentuh level tertinggi 14 tahun. Penguatan kembali Dolar AS-seiring kenaikan imbal hasil obligasi AS-membuat komoditas berdenominasi USD terasa lebih mahal bagi pembeli luar negeri, sehingga menekan harga perak. Meski begitu, ketidakpastian global dan harapan pemangkasan suku bunga The Fed berpotensi membatasi penurunan lebih lanjut. Sentimen "safe haven" masih terjaga karena penutupan pemerintah AS memasuki hari ketujuh, dengan Senat gagal meloloskan rancangan anggaran sehingga data ekonomi penting seperti...
Emas menguat di awal sesi Asia Selasa (7/10). Kenaikan ini sejalan dengan tren komoditas yang ikut naik, didorong ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang tetap kuat untuk aset "keras". Menurut analis City Index dan FOREX.com, Fawad Razaqzada, tembusnya "angka bulat" kembali memicu momentum beli karena tidak ada aksi jual yang berarti. Setelah melewati $3.900/oz, emas berpeluang mengetes level psikologis berikutnya di $4.000/oz. Data ICE menunjukkan emas spot naik 0,3% ke $3.969,75/oz, usai menyentuh rekor intraday baru di $3.976,18/oz. Pada saat penulisan, Harga Emas...
Harga minyak Brent saat ini bergerak menguat di sekitar $65 per barel, didorong oleh ekspektasi bahwa permintaan energi global akan meningkat seiring membaiknya prospek ekonomi di sejumlah negara utama. Investor juga menilai keputusan OPEC+ yang menahan laju kenaikan produksi untuk bulan mendatang sebagai sinyal positif bagi pasar, karena langkah tersebut dapat membantu menyeimbangkan pasokan di tengah kekhawatiran kelebihan suplai. Kenaikan harga juga mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS yang membuat minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lain, serta meningkatnya aktivitas...
Emas melesat menembus $3.900 per ons untuk pertama kalinya pada hari Senin(6/10). Lonjakan ini terjadi karena investor ramai mencari tempat aman di tengah pelemahan yen Jepang dan penutupan pemerintah AS. Situasi yang tidak pasti membuat emas kembali dilirik sebagai pelindung nilai, apalagi pasar semakin yakin The Fed akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Pada awal sesi, emas bahkan sempat mencetak rekor baru di $3.944,63 per ons sebelum berangsur stabil. Hingga pukul 06.31 GMT, harga spot masih naik sekitar 1% di $3.925,91 per ons. Di pasar derivatif, kontrak berjangka emas AS...
Perak pagi ini mencapai level $48,202 per ons, menunjukkan sentimen positif di pasar logam mulia. Kenaikan harga ini dipicu oleh masih berlangsungnya perekonomian global dan imbas dari tertundanya data tenaga kerja AS akibat shutdown pemerintah, sehingga investor semakin mencari aset safe haven seperti perak dan emas. Selain itu, langkah bank sentral yang diperkirakan akan memangkas suku bunga juga menambah daya tarik logam mulia yang tidak menghasilkan bunga ini.Namun, meski perak naik signifikan, para analis mengingatkan agar investor tetap waspada karena potensi koreksi jangka pendek...