Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...

RECENT NEWS
Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur
Friday, 6 February 2026 23:11 WIB |

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pada sesi Eropa hari Jumat (6/2), emas spot bergerak di kisaran $4.859 per ons. Dorongan penguatan emas hari ini datang dari perubahan sentimen risiko global. Saat pasar saham bergerak rapuh dan investor cenderung defensif, aliran dana ke aset safe-haven kembali muncul dan emas jadi penerima manfaatnya. Di waktu yang sama, tanda pelemahan pasar tenaga kerja AS ikut menjaga ekspektasi pasar bahwa...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran
Friday, 6 February 2026 20:35 WIB |

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap setiap headline, mencerminkan pasar yang masih "rawan berubah arah" di tengah tensi geopolitik. Di New York, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas $63 per barel. Pasar sempat menguat setelah Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut perundingan sebagai "awal yang baik". Namun euforia itu tidak berlangsung mulus karena laporan Wall Street Journal menyebut Teheran masih menolak mengakhiri...

Emas Tertekan Saat Data Tenaga Kerja Lemah
Thursday, 5 February 2026 23:03 WIB |

Emas masih sulit bangkit pada Kamis (5/2) meski sinyal pelemahan dari data tenaga kerja AS mulai terlihat. Penyebab utamanya: dolar AS tetap menguat (atau minimal bertahan kuat), sehingga tekanan ke logam mulia belum mereda. Pemicu awal datang dari data JOLTS Job Openings yang turun tajam. Rilis untuk Desember 2025 menunjukkan lowongan kerja berada di 6,542 juta, jauh di bawah perkiraan 7,200 juta. Normalnya, angka yang melemah seperti ini memberi ruang bagi emas untuk menguat karena pasar bisa mulai membayangkan suku bunga lebih rendah. Namun, kali ini efeknya tertahan karena dolar justru...

Negosiasi AS – Iran Dipastikan, Minyak Terkoreksi Tajam
Thursday, 5 February 2026 20:28 WIB |

Harga minyak kembali merosot pada hari Kamis (5/2) setelah Iran memastikan akan membuka jalur negosiasi dengan Amerika Serikat. Kepastian dialog ini menurunkan kekhawatiran pasar atas risiko serangan militer langsung terhadap Iran, salah satu produsen utama di OPEC, sehingga sebagian premi risiko mulai dilepas. Minyak Brent melemah sekitar 2% dan bergerak ke kisaran $67 per barel, setelah reli hampir 5% dalam dua sesi sebelumnya. Sementara itu, WTI turun lebih dalam sekitar 2,5% ke area $63 per barel. Konfirmasi jadwal perundingan di Oman pada Jumat disampaikan oleh Abbas Araghchi, yang...

Emas "Napas Lagi" Setelah Crash, Buyer Balik Masuk
Wednesday, 4 February 2026 10:10 WIB |

Emas masih mempertahankan penguatannya setelah sempat jatuh tajam dari rekor tertinggi. Setelah pembeli "buy the dip" masuk saat harga turun, tekanan jual mulai mereda dan pergerakan emas kembali lebih stabil. Pada perdagangan awal, emas batangan berada di sekitar $4.950 per ons setelah sempat melonjak lebih dari 6% pada sesi sebelumnya. Dorongannya datang dari suasana pasar yang kembali risk-on dan dolar AS melemah. Perak juga cenderung tenang. Meski begitu, posisi emas masih sekitar 12% di bawah rekor tertinggi yang tercetak 29 Januari, namun tetap naik hampir 15% sepanjang tahun ini....

Oil Rises Again, Is There a "Heat" Signal from Iran?
Wednesday, 4 February 2026 10:01 WIB |

Oil prices rose for the second consecutive day after US-Iran tensions resurfaced. The trigger: the US reportedly shot down an Iranian drone near an American aircraft carrier in the Arabian Sea an event that immediately put the market on alert. The West Texas Intermediate contract moved closer to $64 per barrel, after surging 1.7% on Tuesday. Meanwhile, Brent Crude closed above $67, indicating market sentiment is shifting toward a risk-on scenario. Despite the initial "shock" to the market, the tensions have not yet escalated into a major escalation. Donald Trump emphasized that diplomacy...

Emas Mulai Bangkit, Tapi "Rem" Masih Banyak
Tuesday, 3 February 2026 16:33 WIB |

Emas (XAU/USD) mulai menarik pembeli pada Selasa setelah jatuh tajam dua hari dan sempat menyentuh area $4.400”level terendah sejak 6 Januari. Pemulihan ini terbantu karena dolar AS melemah tipis dan menjauh dari puncak lebih dari sepekan yang tercapai pada Senin. Namun, penguatan dolar berpotensi tidak mudah hilang. Penunjukan Kevin Warsh oleh Donald Trump sebagai calon Ketua Federal Reserve berikutnya ditambah data manufaktur AS yang solid dipandang bisa membuat The Fed tetap hati-hati menurunkan suku bunga. Kombinasi ini cenderung jadi penahan laju emas. Di sisi sentimen, pasar juga...

Minyak Stabil, Dialog Pasar Pantau AS – Iran & Dolar Menguat
Tuesday, 3 February 2026 16:30 WIB |

Harga minyak naik tipis di sesi Asia pada Selasa (3/2) setelah anjlok tajam sehari sebelumnya. Brent kontrak April naik 0,2% ke US$66,42/barel, sementara WTI naik 0,3% ke US$61,90/barel pasar mulai "tenang" karena premi risiko geopolitik berkurang. Pemicu utamanya: AS dan Iran menjadwalkan kelanjutan pembicaraan nuklir pekan ini di Turki, dengan pertemuan yang mengarah ke sesi Jumat di Istanbul antara utusan AS Steve Witkoff dan Menlu Iran Abbas Araqchi. Kabar negosiasi ini mengungkap kekhawatiran pasar soal potensi konflik regional, sehingga "biaya risiko" yang sempat nempel di harga...

IndeksHang Seng China Enterprise Pasar Modal China Non-Farm Employment Inggris Palestina, EuroDolar BOE ECB Yen Saham-saham Hong Kong Irak Testimoni HONG KONG Manufaktur Eropa Indeks Shanghai Composite GDP
PRECIOUS METALS
Emas Uji Level $4000 Per Troy Ons di Tengah Ketidakpastian Makro
Tuesday, 7 October 2025 07:10 WIB

Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...

ENERGY
OPEC+ Naikkan Produksi Lebih dari Perkiraan, Harga Minyak Anjlok
Monday, 7 July 2025 09:54 WIB

Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...

CURRENCIES
Yen Jepang membalikkan sebagian kenaikan hari Jumat terhadap USD
Monday, 18 November 2024 10:28 WIB

Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...