
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...
Logam mulia mulai "ambil napas" setelah diguncang aksi jual brutal di sesi Asia. Harga sempat jatuh dalam lalu muncul pantulan tipis, karena pasar sedang menakar: ini koreksi wajar setelah reli gila-gilaan, atau sinyal reli besar benar-benar patah. Emas spot masih tertekan sekitar 4% setelah sebelumnya sempat ambruk hingga 10% melanjutkan penurunan paling tajam dalam lebih dari satu dekade pada Jumat. Perak juga belum pulih, turun lebih dari 7% setelah sesi sebelumnya sempat rontok 16% dan mencetak penurunan intraday terbesar. Sentimennya jelas: dari euforia jadi risk-off dalam satu...
Harga minyak ambles tajam karena pasar mulai melepas "premi perang" yang sempat menempel selama Januari. Pemantiknya: Donald Trump bilang Washington sedang berkomunikasi/berbicara dengan Iran, bikin pelaku pasar membaca situasi sebagai sinyal de eskalasi, bukan menuju bentrok terbuka. Di sesi Senin, 2 Februari 2026, Brent turun ke sekitar $65,86/barel dan WTI turun ke sekitar $61,79/barel keduanya terkoreksi sekitar 4“5% setelah sebelumnya mencatat lonjakan bulanan besar. Pasar yang kemarin nge price in gangguan pasokan, sekarang buru-buru "reset posisi". Dari sisi geopolitik, Trump juga...
Harga minyak cenderung stabil setelah lonjak lebih dari 3% pada Kamis, saat pelaku pasar menimbang ancaman terbaru Presiden AS Donald Trump terhadap Iran dan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah. West Texas Intermediate (WTI) bertahan di sekitar $66 per barel, melanjutkan reli tiga hari yang juga terbantu pelemahan dolar AS. Sementara Brent bertahan di atas $70, pertama kalinya sejak Juli, setelah premi risiko geopolitik kembali "disuntikkan" ke harga. Pemicu utamanya datang dari peringatan Trump: jika Iran tidak mau mencapai kesepakatan nuklir, opsi serangan militer tetap ada. Nada...
Harga emas turun di sesi Asia pada Jumat (30/1) setelah sebelumnya sempat "liar" dan mencetak rekor tinggi. Saat laporan ini dibuat, emas global bergerak di kisaran $5.280 ribuan per ons. Pelemahan ini terjadi karena pasar mulai ambil untung setelah reli besar-besaran beberapa hari terakhir. Setelah naik terlalu cepat, banyak trader memilih mengunci profit, sehingga harga terkoreksi. Pergerakan emas minggu ini memang penuh "whipsaw": sempat dekat $5.600, lalu berbalik turun tajam. Kondisi seperti ini biasanya muncul saat posisi spekulatif sudah padat dan pasar mudah terpancing aksi jual...
Harga emas kembali bikin heboh setelah melonjak ke rekor baru di atas $5.500 per ons, memperpanjang reli yang sudah super kencang sepanjang awal tahun. Di sesi Asia, emas sempat mencetak puncak baru sebelum bergerak lebih rendah; pukul 08.02 di Singapura, emas disebut berada di sekitar $5.461,98/ons setelah sebelumnya menyentuh rekor intraday. Lonjakan ini terjadi saat dolar AS melemah dan investor makin agresif mencari "aset penyimpan nilai" alternatif. Dorongan terbesarnya bukan cuma soal inflasi tapi soal kepercayaan. Banyak investor mulai ragu mengandalkan obligasi pemerintah dan mata...
Harga minyak naik untuk hari ketiga setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar segera membuat kesepakatan nuklir atau menghadapi serangan militer. Pernyataan ini kembali memanaskan ketegangan di Timur Tengah dan menghidupkan kekhawatiran pasar soal potensi kerusuhan yang bisa mengganggu pasokan. Minyak West Texas Intermediate (WTI) bergerak naik mendekati $64 per barel setelah pada sesi sebelumnya menguat 1,3% dan ditutup di level tertinggi sejak akhir September. Dalam unggahan media sosial pada Rabu, Trump mengatakan kapal-kapal AS yang ia perintahkan menuju wilayah tersebut...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang ini bikin pasar sedikit lebih berani ambil risiko, sehingga tekanan beli emas sebagai aset aman berkurang. Meski begitu, gambaran besarnya belum berubah: emas masih berada di area tinggi karena dunia masih dipenuhi ketidakpastian. Perang dagang bisa muncul lagi kapan saja, ketegangan geopolitik belum benar-benar hilang, dan investor masih mencari...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan memperbaiki sentimen pasar. Pada pukul 22:07 ET, kontrak berjangka minyak Brent naik tipis 0,1% menjadi $65,31 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,2% menjadi $60,74 per barel. Kenaikan kecil ini datang setelah dua sesi berturut-turut di mana harga minyak terdorong oleh kekhawatiran terkait gangguan pasokan....
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...