Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran
Friday, 6 February 2026 20:35 WIB | OIL |

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap setiap headline, mencerminkan pasar yang masih "rawan berubah arah" di tengah tensi geopolitik.

Di New York, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas $63 per barel. Pasar sempat menguat setelah Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut perundingan sebagai "awal yang baik". Namun euforia itu tidak berlangsung mulus karena laporan Wall Street Journal menyebut Teheran masih menolak mengakhiri pengayaan bahan bakar nuklir isu yang selama ini menjadi poin kunci bagi AS.

Ketegangan Timur Tengah wilayah yang memasok sekitar sepertiga minyak mentah dunia masih membuat harga minyak membawa premi risiko. Trader terus menimbang risiko eskalasi versus kondisi fundamental yang juga mulai dibayangi narasi potensi kelebihan pasokan.

Meski naik tipis hari ini, kontrak minyak New York masih berada di jalur penurunan mingguan pertama sejak pertengahan Desember. Alasannya: proses pembicaraan AS “ Iran dianggap ikut meredakan ketakutan pasar akan konflik yang lebih luas di kawasan.

Harga juga sempat mendapat dorongan tambahan setelah data menunjukkan sentimen konsumen AS membaik secara tak terduga ke level tertinggi dalam enam bulan. Data ini meredakan sebagian kekhawatiran pasar soal perlambatan ekonomi AS yang bisa menyeret permintaan energi.

Dari sisi geopolitik lain, pasar turut memantau perkembangan negosiasi trilateral yang melibatkan AS, Ukraina, dan Rusia. Kedua negara itu dilaporkan sepakat melakukan pertukaran tahanan untuk pertama kalinya dalam lima bulan, sementara utusan khusus Trump menyebut hasil lebih lanjut diharapkan muncul "dalam beberapa minggu mendatang."

Sementara itu, Arab Saudi memangkas harga untuk pembeli Asia lebih kecil dari perkiraan, yang dibaca sebagai sinyal keyakinan terhadap permintaan. Namun tetap saja, level harga jual Saudi itu masih turun ke posisi terendah sejak akhir 2020. Pada pukul 11:00 pagi waktu New York, WTI pengiriman Maret naik 1,0% ke $63,95 per barel. Sementara Brent pengiriman April naik 1,1% ke $68,29 per barel. (alg) [sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Negosiasi AS “ Iran Dipastikan, Minyak Terkoreksi Tajam...
Thursday, 5 February 2026 20:27 WIB

Harga minyak kembali merosot pada hari Kamis (5/2) setelah Iran memastikan akan membuka jalur negosiasi dengan Amerika Serikat. Kepastian dialog ini menurunkan kekhawatiran pasar atas risiko serangan ...

Oil Rises Again, Is There a "Heat" Signal from Iran?...
Wednesday, 4 February 2026 10:01 WIB

Oil prices rose for the second consecutive day after US-Iran tensions resurfaced. The trigger: the US reportedly shot down an Iranian drone near an American aircraft carrier in the Arabian Sea an even...

Minyak Stabil, Dialog Pasar Pantau AS “ Iran & Dolar Menguat...
Tuesday, 3 February 2026 16:30 WIB

Harga minyak naik tipis di sesi Asia pada Selasa (3/2) setelah anjlok tajam sehari sebelumnya. Brent kontrak April naik 0,2% ke US$66,42/barel, sementara WTI naik 0,3% ke US$61,90/barel pasar mulai "t...

Risiko Iran Mereda, Minyak Langsung Turun...
Monday, 2 February 2026 22:45 WIB

Harga minyak ambles tajam karena pasar mulai melepas "premi perang" yang sempat menempel selama Januari. Pemantiknya: Donald Trump bilang Washington sedang berkomunikasi/berbicara dengan Iran, bikin p...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS