
Dolar Australia (AUD) mempertahankan posisinya terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis, menyusul rilis data Neraca Perdagangan. Selain itu, pasangan AUD/USD sedikit bergerak karena para pedagang mengambil langkah hati-hati setelah penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS).
Biro Statistik Australia melaporkan pada hari Kamis bahwa Surplus Perdagangan Australia menyempit menjadi 1.825 juta (month-over-month/MoM) pada bulan Agustus, dibandingkan dengan 6.500 juta yang diperkirakan dan 7.310 juta pada pembacaan sebelumnya. Sementara itu, Ekspor turun sebesar 7,8% (MoM) pada bulan Agustus dari 3,3% yang tercatat pada bulan sebelumnya karena ekspor Emas menurun setelah serangkaian bulan yang kuat. Impor naik sebesar 3,2% (MoM) pada bulan Agustus, dibandingkan dengan penurunan 1,3% yang tercatat pada bulan Juli.
Bank Sentral Australia (RBA) memutuskan awal pekan ini untuk mempertahankan Suku Bunga Resmi (OCR) di 3,6% setelah menyelesaikan pertemuan kebijakan moneter bulan September. Gubernur RBA Michele Bullock mengatakan dalam konferensi pers pasca-pertemuan bahwa komponen IHK bulanan sedikit lebih tinggi dari perkiraan, dan inflasi tidak menurun.(Ads)
Sumber: FXStreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...