
Dolar Australia melemah tipis ke kisaran $0,660 pada hari Rabu(1/10), mengakhiri penguatan tiga sesi berturut-turutnya, karena investor mencerna data ekonomi yang lemah. Sektor manufaktur Australia terus berekspansi pada bulan September, meskipun dengan laju yang lebih lambat, sementara aktivitas industri menunjukkan sedikit peningkatan tetapi tetap berkontraksi, dengan permintaan yang lemah, kenaikan biaya, dan kekurangan tenaga kerja yang membebani perusahaan. Selain itu, sentimen global tetap berhati-hati di tengah kekhawatiran atas potensi penutupan pemerintah AS setelah Kongres gagal meloloskan RUU pendanaan.
Dolar Australia yang terkait komoditas juga tertekan karena harga minyak turun lebih dari 1% di tengah prospek produksi OPEC+ yang lebih tinggi, tetapi harga emas batangan yang bertahan di rekor tertinggi membatasi penurunan tersebut. Di sisi kebijakan, RBA mempertahankan suku bunga tetap stabil tetapi mengambil nada hawkish terhadap inflasi, meredupkan harapan akan segera terjadi penurunan suku bunga. Pasar sekarang hanya melihat peluang 40% untuk penurunan suku bunga di bulan November, dengan maksimal satu pelonggaran lagi diperkirakan karena bank sentral menunggu data inflasi Q3. (azf)
Sumber: Trading Economics
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...