
Dolar Australia (AUD) menguat tipis terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin, memperpanjang penguatannya karena Greenback tetap defensif. Pergerakan ini terjadi di tengah keyakinan kuat bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan kebijakan moneter hari Rabu, sebuah skenario yang kini dipandang pasar sebagai kesepakatan yang telah tuntas.
Saat artikel ini ditulis, AUD/USD diperdagangkan di dekat 0,6672, level terkuatnya dalam lebih dari sepuluh bulan. Pasangan mata uang ini telah diuntungkan oleh pelemahan USD secara luas, karena para pedagang sepenuhnya memperhitungkan pelonggaran kebijakan The Fed yang akan segera terjadi. Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, berada di atas level terendah delapan minggu di sekitar 97,30.
Data posisi terbaru memperkuat pergeseran sentimen. Laporan Komitmen Pedagang (COT) CFTC terbaru menunjukkan bahwa posisi short spekulatif bersih dalam kontrak berjangka AUD turun menjadi sekitar -79,2 ribu kontrak, dibandingkan dengan -82,7 ribu kontrak sebelumnya. Ini menandai minggu kedua berturut-turut berkurangnya eksposur bearish, yang sebagian didorong oleh peningkatan taruhan long dan short covering.
Fokus pasar kini beralih ke kalender data yang padat di kedua sisi Pasifik. Di AS, Penjualan Ritel hari Selasa akan menjadi penting dalam mengukur kekuatan konsumen menjelang keputusan The Fed hari Rabu.
Di Australia, laporan ketenagakerjaan hari Kamis akan sangat penting dalam membentuk ekspektasi kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA). Bank sentral telah mengisyaratkan bahwa laju penurunan suku bunga tunai sebagian besar akan didorong oleh kondisi pasar tenaga kerja, sehingga data ketenagakerjaan minggu ini sangat sensitif terhadap mata uang tersebut.(alg)
Sumber: FXstreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...