Saturday, 10 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Data Inflasi China Tekan Performa AUD
Wednesday, 10 September 2025 09:05 WIB | AUD/USD |Dollar Australia,

Dolar Australia (AUD) melemah pada Rabu(10/9) untuk hari kedua berturut-turut. Pasangan AUD/USD kesulitan menguat karena Dolar AS (USD) terus naik, meskipun adanya revisi data Nonfarm Payrolls (NFP) di Amerika Serikat (AS) yang meningkatkan peluang bahwa Federal Reserve (Fed) akan mulai memangkas suku bunga secepatnya minggu depan.

AUD/USD tetap mencatat kerugian setelah rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) Tiongkok, yang turun 0,4% secara tahunan pada Agustus setelah berada di level 0% pada Juli. Konsensus pasar memperkirakan penurunan 0,2% pada periode tersebut. Secara bulanan, inflasi CPI tercatat 0% dibandingkan 0,4% pada periode sebelumnya dan di bawah ekspektasi kenaikan 0,1%.

AUD berpotensi membatasi pelemahan lebih lanjut karena surplus perdagangan Juli yang solid, ditambah dengan data PDB kuartal II serta inflasi Juli yang lebih tinggi, meredam ekspektasi pemangkasan suku bunga tambahan oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Saat ini, kontrak swap menilai hampir 84% kemungkinan RBA akan mempertahankan kebijakan di September, sementara peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada November turun menjadi 80% dari sebelumnya 100%.

Namun, Matthew Hassan, Kepala Peramalan Makro Australia, mencatat bahwa pemulihan konsumsi sejak pertengahan 2024 masih lamban, seiring turunnya Indeks Kepercayaan Konsumen Westpac menjadi 95,4 pada September dari 98,5 di Agustus. Hassan menilai pelonggaran kebijakan lebih lanjut mungkin diperlukan, dengan proyeksi pemangkasan suku bunga RBA sebesar 25 basis poin pada November, diikuti dua penurunan tambahan pada 2026.

Fokus pasar kini bergeser ke laporan inflasi AS yang dapat memberikan lebih banyak petunjuk terkait arah kebijakan The Fed. Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk Agustus dijadwalkan rilis pada Rabu, disusul Indeks Harga Konsumen (CPI) pada Kamis. (azf)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

Aussie Ngegas, RBA Makin Galak?...
Wednesday, 26 November 2025 10:50 WIB

Dolar Australia menguat ke kisaran US$0,65 pada Rabu(26/11), menyentuh level tertinggi dalam satu minggu. Penguatan ini terjadi setelah data inflasi keluar lebih tinggi dari perkiraan, sehingga pasar ...

LATEST NEWS
Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...

Emas Masih Jadi Buruan para Pelaku pasar

Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...

Perak Sesi Eropa Kemana?

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...

POPULAR NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah.
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...

Wakil Ketua Fed Bowman Menguraikan Upaya Modernisasi Regulasi
Thursday, 8 January 2026 05:35 WIB

Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama...