
Dolar Australia bertahan melemah di sekitar $0,648 pada Selasa(26/8), seiring investor mencermati risalah terbaru dari Reserve Bank of Australia (RBA). Bank sentral memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga tambahan kemungkinan akan terjadi sepanjang tahun depan, dengan kecepatan pelonggaran bergantung pada data ekonomi yang masuk.
Dalam pertemuan Agustus 2025, Dewan RBA memangkas cash rate sebesar 25 bps menjadi 3,6%, dengan alasan ada kemajuan berkelanjutan untuk membawa inflasi mendekati titik tengah target 2“3%. Meski pelonggaran bertahap dinilai sesuai karena pasar tenaga kerja masih ketat, permintaan domestik menguat, dan masih ada ketidakpastian soal suku bunga netral, laju pemangkasan yang lebih cepat bisa dipertimbangkan apabila kondisi tenaga kerja melemah lebih tajam atau risiko global-seperti perlambatan ekonomi atau memanasnya kembali ketegangan dagang AS-mengganggu prospek.
Pasar saat ini memperkirakan RBA akan menahan suku bunga pada September, dengan kemungkinan pemangkasan lagi pada November. Dalam jangka lebih panjang, suku bunga diperkirakan berpotensi turun menuju 3,10% atau bahkan 2,85%. (azf)
Sumber: Trading Economics
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...