
AUD/USD mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini, seiring dolar AS yang melemah setelah pidato Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, di simposium tahunan Jackson Hole. Nada dovish Powell, yang mengisyaratkan kemungkinan pemangkasan suku bunga pada pertemuan September, memberikan dorongan bagi mata uang non-dolar, termasuk dolar Australia, untuk menguat.
Penguatan AUD juga didukung oleh data ekonomi domestik Australia yang relatif stabil. Survei menunjukkan sektor jasa dan manufaktur Australia menunjukkan tanda pemulihan, meski inflasi tetap di atas target jangka panjang Reserve Bank of Australia (RBA). Investor menilai bahwa kondisi ekonomi ini membuat AUD lebih menarik dibandingkan dolar AS, yang sedang tertekan oleh ketidakpastian kebijakan moneter dan dampak tarif Presiden Trump.
Selain itu, ekspektasi pasar terhadap pelonggaran moneter AS membuat investor global mulai memindahkan sebagian modal ke mata uang dan aset negara berkembang, termasuk Australia. Dolar Australia dianggap sebagai salah satu mata uang safe-haven regional di Asia-Pasifik karena stabilitas fiskal dan cadangan komoditas yang kuat, terutama ekspor energi dan mineral.
Faktor eksternal lain yang memengaruhi pergerakan AUD/USD adalah ketegangan perdagangan global. Kebijakan tarif agresif dari pemerintahan AS meningkatkan risiko ketidakpastian ekonomi global, sehingga investor mencari aset yang relatif lebih stabil. Hal ini turut mendukung permintaan terhadap dolar Australia dan mendorong pasangan AUD/USD naik di pasar spot.
Secara keseluruhan, pergerakan AUD/USD hari ini mencerminkan kombinasi faktor kebijakan moneter AS, data ekonomi domestik Australia, dan sentimen global. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pidato The Fed, kebijakan fiskal AS, serta kondisi ekonomi Australia untuk menentukan arah pasangan mata uang ini ke depan.(CP)
Sumber: Newsmaker.id
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...