
Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin (04/8), memperpanjang penguatannya untuk hari perdagangan kedua berturut-turut. Pasangan AUD/USD menguat setelah rilis data pengukur inflasi Australia.
Pengukur Inflasi TD-MI naik 0,9% secara bulanan di bulan Juli, menyusul kenaikan moderat 0,1% di bulan Juni dan menandai kenaikan tertajam sejak Desember 2023. Sementara itu, pengukur inflasi tahunan tetap konsisten di angka 2,4%. Kenaikan bulanan ini menambah kekhawatiran Bank Sentral Australia (RBA) di tengah ketidakpastian yang berkelanjutan dalam rantai pasokan dan permintaan konsumen.
AUD juga mendapat dukungan karena Australia terhindar dari kenaikan tarif terbaru Amerika Serikat (AS), yang menunjukkan bahwa Presiden Donald Trump tidak mengubah tarif dasar 10% untuk barang-barang Australia. Selain itu, laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah memicu reaksi pasar terhadap harga dalam dua kali pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed).
AS dan Tiongkok gagal mencapai kesepakatan untuk memperpanjang jeda tarif 90 hari dalam putaran perundingan terakhir mereka di Stockholm, Swedia. Jeda tarif saat ini akan berakhir pada 12 Agustus, dengan keputusan akhir berada di tangan Presiden AS Donald Trump. Sementara itu, tarif AS telah diturunkan dari 145% menjadi 30%, sementara tarif Tiongkok telah diturunkan dari 125% menjadi 10%.(alg)
Sumber: FXstreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...