
Dolar Australia menguat tipis di atas $0,651 pada hari Rabu(30/7), mengakhiri pelemahan empat sesi berturut-turutnya, karena pelemahan dolar AS melebihi angka inflasi domestik yang lemah. Dolar AS melemah menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve, dengan ekspektasi untuk mempertahankan suku bunga, meskipun pasar tetap berhati-hati terhadap sinyal apa pun yang mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan September.
Di Australia, harga konsumen naik pada laju paling lambat dalam lebih dari empat tahun di Q2, dengan IHK utama sebesar 0,7% QoQ dan 2,1% YoY, dan inflasi inti mereda ke level terendah tiga tahun di 2,7% YoY”keduanya di bawah perkiraan dan berada dalam kisaran target RBA 2-3%.
Inflasi yang melemah memperkuat ekspektasi dovish, dan pasar kini telah sepenuhnya memperhitungkan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan RBA bulan Agustus. Di sisi perdagangan, kehati-hatian tetap ada ketika Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengesampingkan penundaan batas waktu tarif Presiden Trump pada hari Jumat, sementara pembicaraan terpisah dengan Tiongkok berakhir tanpa kemajuan dalam penundaan tarif tambahan. (az)
Sumber: Trading Economics
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...