Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AUD/USD stabil saat pasar menilai kebijakan bank sentral
Thursday, 26 June 2025 03:17 WIB | AUD/USD | Australia

Dolar Australia (AUD) stabil terhadap Dolar AS (USD), menyusul reli dua hari yang mengangkat AUD/USD kembali di atas 0,6500.

Dengan sentimen risiko kembali ke pasar menyusul konfirmasi gencatan senjata antara Israel dan Iran pada hari Selasa, Dolar Australia telah diuntungkan oleh meredanya ketegangan geopolitik.

Namun, dengan harga yang sekarang pulih di atas Simple Moving Average (SMA) 200 hari, momentum bullish mungkin mulai kehilangan tenaga. Karena faktor teknis dan fundamental berkontribusi dalam mendorong aksi harga, kinerja relatif kedua ekonomi dan ekspektasi suku bunga telah kembali menjadi fokus.

Data Indeks Harga Konsumen (IHK) Bulanan Australia, yang dirilis pada hari Rabu, mengungkapkan bahwa tekanan harga terus mereda.

Angka inflasi yang lebih rendah meningkatkan ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan mengumumkan penurunan suku bunga lagi pada bulan Juli.

Perhatian kemudian beralih kembali ke Amerika Serikat, di mana pasar menunggu lebih banyak komentar dari Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell.

Saat Powell bersaksi di hadapan Komite Senat AS tentang Perbankan, Perumahan, dan Urusan Perkotaan, ia terus menyatakan optimisme tentang ekonomi AS. Komentarnya, dari Selasa dan Rabu, tidak banyak mengubah lintasan suku bunga yang diproyeksikan, setidaknya tidak untuk saat ini. Hal ini membuat ekspektasi untuk pemotongan suku bunga Fed sudah diperhitungkan pada bulan September, yang telah memberikan sedikit dukungan terhadap Dolar AS dan imbal hasil Treasury.

Meskipun kebijakan moneter yang berbeda seharusnya mengangkat Dolar AS, ketidakpastian ekonomi saat ini dan data ekonomi yang lebih lemah membatasi kenaikannya.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS