
Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Jumat, dengan pergerakan harga yang dipandu oleh kombinasi berbagai faktor.
Dua pendorong utama pergerakan baru-baru ini adalah meningkatnya risiko geopolitik dan ekspektasi suku bunga, yang kemungkinan akan terus memengaruhi pergerakan harga jangka pendek.
Pada saat penulisan, AUD/USD diperdagangkan di bawah 0,6500, dengan kerugian intraday sebesar 0,60%.
Sentimen pasar tetap rapuh menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Laporan semalam mengatakan bahwa Israel melancarkan serangan terarah ke situs nuklir dan militer Iran, menewaskan beberapa pejabat senior.
Hal ini telah menyebabkan meningkatnya kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas. Hal ini juga telah mendukung permintaan safe haven untuk Dolar AS, membatasi selera risiko dan menekan mata uang beta tinggi, seperti Dolar Australia.
Di sisi data, Indeks Sentimen Konsumen awal Universitas Michigan untuk bulan Juni menunjukkan peningkatan kepercayaan rumah tangga.
Namun, baik Ekspektasi Inflasi Konsumen satu tahun maupun lima tahun bergerak sedikit lebih rendah, memperkuat angka CPI dan PPI AS yang lebih lemah dari perkiraan minggu ini.
Ke depannya, fokus beralih ke data utama Tiongkok yang akan dirilis hari Senin, termasuk Produksi Industri dan Penjualan Ritel untuk bulan Mei, yang dapat sangat memengaruhi AUD/USD karena hubungan dagang Australia yang kuat dengan Tiongkok.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...