
Dolar AS menghadapi tekanan ke bawah pada hari Selasa, mundur ke 101,50, menyusul Indeks Harga Konsumen (CPI) yang lebih lemah dari perkiraan untuk bulan April. Dolar Australia, di sisi lain, melonjak hampir 1,5% terhadap Dolar AS, didorong oleh sentimen global yang membaik dan meredanya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok. Investor sekarang mengamati data ekonomi lebih lanjut. Pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan kebijakan suku bunga saat ini hingga pertengahan 2025.
Dolar Australia memperoleh daya tarik karena Dolar AS melemah karena kombinasi data inflasi yang lebih lemah dan kemajuan perdagangan mengangkat mata uang yang sensitif terhadap risiko.
Pasar sekarang mengantisipasi bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga tetap hingga setidaknya September 2025 dengan penurunan suku bunga yang diharapkan akan menyusul.
Pengurangan tarif Tiongkok menawarkan kelegaan bagi ekonomi global, dengan ekspor Australia akan diuntungkan dari hubungan perdagangan yang membaik. Meskipun inflasi masih menjadi perhatian, data tersebut menunjukkan adanya pergeseran ke arah ekspektasi yang lebih lunak terhadap Fed. Prospek ekonomi AS dibayangi oleh ketidakpastian politik, termasuk rencana pajak Presiden Trump dan sengketa tarif yang sedang berlangsung.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Dolar Australia menguat ke kisaran US$0,65 pada Rabu(26/11), menyentuh level tertinggi dalam satu minggu. Penguatan ini terjadi setelah data inflasi keluar lebih tinggi dari perkiraan, sehingga pasar ...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...