
Pasangan AUD/USD terkoreksi tajam mendekati 0,6450 pada sesi Eropa hari Selasa(6/5) dari level tertinggi lima bulan di 0,6500 yang tercatat pada hari Senin. Pasangan mata uang Australia tersebut mengalami koreksi karena Dolar Australia (AUD) berkinerja buruk secara keseluruhan karena perlambatan aktivitas bisnis di Tiongkok.
Tanda-tanda pertumbuhan moderat dalam aktivitas ekonomi di Tiongkok sangat membebani Dolar Australia, mengingat ketergantungan Australia yang signifikan pada ekspornya ke Beijing.
Data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur dan Jasa Caixin untuk bulan April telah menunjukkan bahwa bisnis menghadapi tekanan karena dampak tarif yang lebih tinggi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Aktivitas di sektor manufaktur dan jasa berkembang dengan kecepatan sedang. Ekspor dari Tiongkok ke AS menghadapi bea masuk sebesar 145%, yang membatasi perusahaan AS untuk membeli dari mitra dagang Tiongkok mereka.
Di dalam negeri, menguatnya ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan menurunkan Official Cash Rate (OCR) dalam pertemuan kebijakan akhir bulan ini juga telah mendorong AUD melemah. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...