
Dolar Australia (AUD) diperdagangkan lebih rendah terhadap Dolar AS (USD), mengakhiri enam hari kenaikan beruntun. Pasangan AUD/USD tetap tertekan setelah rilis data ketenagakerjaan Australia pada hari Kamis (17/4), yang menunjukkan Tingkat Pengangguran naik menjadi 4,1% pada bulan Maret, sedikit di bawah perkiraan pasar sebesar 4,2%. Sementara itu, Perubahan Ketenagakerjaan mencapai 32,2 ribu, dibandingkan dengan perkiraan konsensus sebesar 40 ribu.
AUD mendapat dukungan dari sentimen risiko global yang membaik setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengecualian untuk produk teknologi utama dari tarif "timbal balik" yang baru diusulkan. Pengecualian ini, yang meliputi telepon pintar, komputer, semikonduktor, sel surya, dan layar panel datar, sebagian besar menguntungkan barang-barang yang diproduksi di Tiongkok, mitra dagang terbesar Australia dan pembeli utama komoditasnya.
Pasar tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar kebijakan perdagangan AS. Pemerintahan Trump sekarang sedang mempertimbangkan tarif impor semikonduktor dan farmasi. Di sisi domestik, Risalah Rapat Kebijakan April Bank Sentral Australia (RBA) mengisyaratkan ketidakpastian tentang waktu penyesuaian suku bunga berikutnya.
Meskipun RBA mengisyaratkan bahwa rapat Mei bisa menjadi waktu yang tepat untuk menilai kembali kebijakan moneter, belum ada keputusan tegas yang diambil. Pasar saat ini memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Mei, dengan ekspektasi pelonggaran sekitar 120 basis poin selama tahun depan. Perhatian kini beralih ke laporan ketenagakerjaan hari Kamis, yang dapat memberikan wawasan penting mengenai pasar tenaga kerja dan memandu langkah kebijakan RBA berikutnya.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...