Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia Tetap Lemah Pasca Data Neraca Perdagangan
Thursday, 6 February 2025 08:14 WIB | AUD/USD | Indeks DolarDolar ASDollar Australia,

Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) setelah data Neraca Perdagangan yang lebih rendah dari perkiraan dirilis pada hari Kamis (6/2). Selain itu, pasangan AUD/USD menerima tekanan ke bawah dari sentimen risk-off di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ketegangan perdagangan AS-Tiongkok.

Surplus perdagangan Australia turun menjadi 5.085 juta pada bulan Desember, gagal mencapai 7.000 juta yang diharapkan dan turun dari surplus sebelumnya sebesar 6.792 juta. Ekspor meningkat sebesar 1,1% MoM, melambat dari kenaikan 4,2% di bulan November, sementara impor melonjak 5,9% MoM, naik dari 1,4% di bulan sebelumnya.

Para pedagang mencermati perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, mitra dagang utama Australia. Tiongkok membalas tarif baru AS sebesar 10% yang mulai berlaku pada hari Selasa. Namun, Trump menyatakan pada Senin sore bahwa ia kemungkinan akan berbicara dengan Tiongkok dalam 24 jam ke depan. Ia juga memperingatkan, "Jika kita tidak dapat mencapai kesepakatan dengan China, tarifnya akan sangat, sangat besar."

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS terhadap enam mata uang utama, tetap lemah di dekat 107,50 pada saat penulisan. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa AS yang lebih lemah dapat membebani Greenback.

PMI Jasa ISM AS turun ke 52,8 pada bulan Januari dari 54,0 (direvisi dari 54,1) pada bulan Desember. Angka ini berada di bawah konsensus pasar sebesar 54,3.

Para pedagang bersiap untuk data Nonfarm Payrolls (NFP) AS hari Jumat, yang diharapkan akan membentuk arah kebijakan moneter Federal Reserve (Fed).(mrv)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS