
Dolar Australia (AUD) melemah terhadap dolar AS (USD) di tengah meningkatnya penghindaran risiko di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ketegangan perdagangan AS-Tiongkok. Pasangan AUD/USD gagal mendapatkan dukungan dari Indeks Manajer Pembelian (PMI) Judo Bank yang dirilis pada hari Rabu.
PMI Gabungan Judo Bank Australia naik menjadi 51,1 pada bulan Januari dari 50,2 pada bulan Desember, yang mencerminkan pertumbuhan moderat dalam aktivitas sektor swasta. Sementara itu, PMI Layanan Judo Bank naik menjadi 51,2 dari 50,8, menandai ekspansi bulan kedua belas berturut-turut di sektor jasa. Meskipun pertumbuhannya moderat, itu adalah yang terkuat sejak Agustus.
AUD mungkin terdepresiasi lebih lanjut di tengah meningkatnya kemungkinan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) dapat mempertimbangkan penurunan suku bunga pada bulan Februari. RBA telah mempertahankan Suku Bunga Tunai Resmi (OCR) pada 4,35% sejak November 2023, menekankan bahwa inflasi harus "berkelanjutan" kembali ke kisaran target 2%-3% sebelum pelonggaran kebijakan apa pun.
Dolar Australia menghadapi tantangan karena volatilitas pasar tetap menjadi perhatian saat investor mengamati perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, mitra dagang utama Australia. Tiongkok telah membalas dengan tarif baru AS sebesar 10% yang mulai berlaku pada hari Selasa. Namun, Trump mengatakan pada Senin sore bahwa ia kemungkinan akan berbicara dengan Tiongkok dalam 24 jam ke depan. Ia juga memperingatkan, "Jika kita tidak bisa mencapai kesepakatan dengan Tiongkok, tarifnya akan sangat, sangat besar."(ads)
Sumber: FXStreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...