Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia menguat karena pasar mencerna respons Tiongkok terhadap AS
Wednesday, 5 February 2025 05:24 WIB | AUD/USD |AUD/USD,

AUD/USD menguat ke 0,6255 pada hari Selasa, memperpanjang pemulihan hari Senin.
Tiongkok mengumumkan tarif pada barang-barang AS tertentu.
Sentimen pasar membaik karena ekspektasi data AS yang lebih lemah dan potensi pelonggaran RBA.
Pada hari Selasa, AUD/USD naik ke 0,6255 karena pasangan ini memperpanjang pemulihan hari Senin. Pemulihan terjadi setelah tarif AS baru pada Tiongkok yang diminta oleh Presiden Trump diikuti penundaan tarif pada Kanada dan Meksiko, yang terakhir telah meredakan kekhawatiran perang dagang.

Sementara itu, taruhan agresif pada pemotongan suku bunga Royal Bank of Australia (RBA) pada bulan Februari dan kekhawatiran atas perlambatan ekonomi Tiongkok terus membebani AUD.
Aussie naik karena Tiongkok mengenakan tarif pada AS
Presiden Trump pertama kali mengumumkan bea masuk sebesar 25% pada barang-barang dari Kanada dan Meksiko tetapi kemudian setuju untuk menunda tarif ini selama sebulan, meredakan ketegangan perdagangan langsung. Bersamaan dengan itu, tarif 10% untuk impor Tiongkok tetap berlaku, sementara Tiongkok telah mengisyaratkan akan menentang langkah-langkah ini di WTO.

Dolar AS mengalami volatilitas setelah reli singkat yang mendorong Indeks Dolar ke level tertinggi tiga minggu di dekat 110,00 dan kemudian turun ke 108,00.
Di sisi data, Lowongan Kerja JOLTS turun menjadi 7,6 juta pada bulan Desember, meleset dari estimasi konsensus 8 juta.
Di sisi domestik, data CPI Australia untuk bulan Desember diantisipasi menunjukkan inflasi yang lemah, diperkirakan sekitar 2,5% YoY dibandingkan dengan 2,8% sebelumnya, yang telah memperkuat taruhan pasar pada pemotongan suku bunga RBA sebesar 25 bps pada bulan Februari.

Namun, kekhawatiran yang terus-menerus atas pemulihan Tiongkok yang lemah dan momentum ekonomi domestik yang lamban terus membebani Aussie.
Sentimen risiko pasar yang lebih luas tetap berhati-hati menyusul volatilitas baru-baru ini di pasar ekuitas dan obligasi global, sementara kekhawatiran geopolitik yang baru dan aksi jual sektor teknologi juga telah menambah permintaan safe haven untuk Dolar AS.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS