Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia Melemah Setelah Laba Industri Tiongkok Menurun pada Tahun Sebelumnya
Monday, 27 January 2025 11:04 WIB | AUD/USD |AussieAUD/USD,AussieDolar

Dolar Australia (AUD) mengakhiri tiga hari kenaikan beruntunnya terhadap Dolar AS (USD), dengan pasangan AUD/USD diperdagangkan lesu menyusul rilis data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Tiongkok yang beragam pada hari Senin (27/1). Sebagai mitra dagang dekat, kinerja ekonomi Tiongkok berdampak signifikan terhadap ekonomi Australia.

PMI Manufaktur NBS Tiongkok turun menjadi 49,1 pada bulan Januari, turun dari 50,1 pada bulan Desember, meleset dari ekspektasi pasar sebesar 50,1. Demikian pula, PMI Non-Manufaktur NBS turun menjadi 50,2 pada bulan Januari dibandingkan dengan pembacaan 52,2 pada bulan Desember.

Dolar Australia juga gagal mendapatkan dukungan dari langkah-langkah stimulus baru Tiongkok untuk mempromosikan pengembangan produk investasi indeks, upaya terbarunya untuk menghidupkan kembali pasar ekuitas yang sedang sakit. Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok (CSRC) telah menyetujui putaran kedua program percontohan investasi saham jangka panjang senilai 52 miliar Yuan ($7,25 miliar).

Laba Industri Tiongkok turun 3,3% dari tahun ke tahun menjadi CNY 7.431,05 miliar pada tahun 2024, mereda dari penurunan 4,7% yang tercatat dalam 11 bulan pertama tahun ini. Ini menandai tahun ketiga berturut-turut kontraksi, menyusul penurunan 2,3% pada tahun 2023. Penurunan yang berkelanjutan mencerminkan tantangan ekonomi yang sedang berlangsung, termasuk permintaan yang lemah, meningkatnya tekanan deflasi, dan kemerosotan yang berkepanjangan di sektor properti. (Arl)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS