
Dolar Australia (AUD) melanjutkan penguatannya untuk sesi kedua berturut-turut terhadap Dolar AS (USD) pada hari Jumat(3/1).
AUD memperoleh dukungan menyusul laporan Financial Times yang menyatakan bahwa Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) memperkirakan penurunan suku bunga tahun ini pada waktu yang tepat.
Sebagai mitra dagang dekat, setiap fluktuasi dalam ekonomi Tiongkok cenderung memengaruhi pasar Australia.
Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC), perencana negara Tiongkok, menyatakan keyakinannya dalam mencapai pemulihan ekonomi berkelanjutan pada tahun 2025. Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, lembaga tersebut menyoroti rencana untuk secara signifikan meningkatkan pendanaan dari obligasi pemerintah ultra-panjang untuk mendukung "dua program baru", dengan harapan pertumbuhan konsumsi yang stabil sepanjang tahun. (azf)
Sumber: FXStreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...