Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia Lanjutkan Penurunan, Dolar AS Tetap Kuat Jelang Data Inflasi
Friday, 20 December 2024 10:40 WIB | AUD/USD |Dolar ASAussieDolar Australia,

Dolar Australia (AUD) menelusuri kembali kenaikannya baru-baru ini dari sesi sebelumnya terhadap Dolar AS (USD) menyusul keputusan kebijakan moneter Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) pada hari Jumat. Bank sentral Tiongkok memutuskan untuk mempertahankan Suku Bunga Pinjaman Utama (LPR) satu dan lima tahun tidak berubah pada masing-masing 3,10% dan 3,60%, dalam pertemuan triwulanan keempat.

Kredit Sektor Swasta Australia tumbuh sebesar 0,5% bulan ke bulan pada bulan November, sesuai dengan ekspektasi. Hal ini menyusul peningkatan sebesar 0,6% pada bulan Oktober, yang menandai pertumbuhan bulanan tercepat dalam empat bulan. Secara tahunan, Kredit Sektor Swasta naik sebesar 6,2% pada bulan November, tingkat pertumbuhan tertinggi sejak Mei 2023, naik sedikit dari 6,1% pada bulan Oktober.

Dolar Australia menghadapi tekanan karena para pedagang semakin mengantisipasi bahwa Bank Sentral Australia (RBA) akan mulai memangkas suku bunga tunai 4,35% paling cepat pada bulan Februari, di tengah meningkatnya tanda-tanda perlambatan ekonomi. Perhatian sekarang beralih ke rilis risalah rapat terbaru RBA yang akan dirilis minggu depan.

Dolar AS menguat setelah Produk Domestik Bruto (PDB) Tahunan AS melaporkan tingkat pertumbuhan 3,1% pada kuartal ketiga, melampaui ekspektasi pasar dan pembacaan sebelumnya sebesar 2,8%. Selain itu, Klaim Pengangguran Awal turun menjadi 220.000 untuk minggu yang berakhir pada tanggal 13 Desember, turun dari 242.000 pada minggu sebelumnya dan di bawah perkiraan pasar sebesar 230.000.

Para pedagang kemungkinan akan mengamati data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS, yang dijadwalkan akan dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi AS pada hari Jumat.(mrv)

Sumber : FXStreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS