Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AUD/USD Menguat karena Pedagang Mencermati Keputusan Suku Bunga RBA
Monday, 9 December 2024 07:48 WIB | AUD/USD |Dollar Australia,

Pasangan AUD/USD menguat di sekitar 0,6400 karena Dolar AS (USD) melemah selama sesi Asia pada hari Senin(9/12). Tidak ada pembicara Federal Reserve (Fed) minggu ini karena media ditutup. Semua mata akan tertuju pada keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) pada hari Selasa, tanpa ada perubahan suku bunga yang diharapkan.

Data yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada hari Jumat menunjukkan bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) AS meningkat sebesar 227.000 pada bulan November, dibandingkan dengan 36.000 yang direvisi naik pada bulan Oktober. Angka ini lebih baik dari perkiraan 200.000. Sementara itu, Tingkat Pengangguran naik menjadi 4,2% pada bulan November dari angka sebelumnya sebesar 4,1%.

Beberapa pejabat Fed telah berbicara selama beberapa minggu terakhir, dan ada konsensus yang hampir bulat bahwa pasar tenaga kerja mendingin tetapi sehat. Dolar AS melemah sebagai reaksi langsung terhadap data Nonfarm Payrolls. Pasar keuangan kini memperkirakan peluang hampir 70% dari pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) oleh Federal Reserve (Fed) pada pertemuan mendatang pada 17-18 Desember, menurut alat CME FedWatch.

Di sisi Aussie, bank sentral Australia secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada 4,35%. Gubernur RBA Bullock mengatakan awal bulan ini bahwa "inflasi yang mendasarinya masih terlalu tinggi untuk menjamin pengurangan target suku bunga tunai dalam waktu dekat." Namun, laporan pertumbuhan PDB Q3 Australia lemah dan menunjukkan kejutan dovish tidak dapat dikesampingkan.

Pasar telah memajukan waktu pemangkasan suku bunga pertama menjadi April dari sebelumnya Mei. Pelaku pasar akan mengawasi Konferensi Pers RBA. Komentar dovish dari para pembuat kebijakan dapat memberikan tekanan jual pada Aussie terhadap USD.(Azf)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS