
Dolar Australia (AUD) bertahan stabil terhadap Dolar AS (USD) setelah rilis Belanja Modal Swasta yang lebih kuat dari perkiraan pada hari Kamis(28/11).
Total belanja modal baru Australia naik sebesar 1,1% kuartal-ke-kuartal pada kuartal ketiga, melampaui ekspektasi pasar sebesar 0,9% dan bangkit kembali dari penurunan 2,2% pada kuartal sebelumnya.
Namun, pasangan AUD/USD mungkin menghadapi tekanan ke bawah karena Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan langkah-langkah tambahan pada hari Senin yang bertujuan untuk mengekang kemampuan Tiongkok untuk maju dalam teknologi kecerdasan buatan. Mengingat hubungan dagang yang erat antara Australia dan Tiongkok, setiap perubahan signifikan dalam ekonomi Tiongkok kemungkinan akan berdampak pada pasar Australia.
Selain itu, Dolar Australia menghadapi tantangan karena sentimen pasar yang melemah setelah pengumuman Presiden terpilih Donald Trump tentang kenaikan tarif sebesar 10% untuk semua barang Tiongkok yang masuk ke Amerika Serikat.
Penurunan AUD tertahan karena pandangan agresif Bank Sentral Australia (RBA) terhadap keputusan suku bunga mendatang.(Azf)
Sumber: FXStreet
Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...
Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...
Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...