Friday, 06 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Panas, Pasar Cemas : Hormuz Jadi Sorotan
Friday, 30 January 2026 10:20 WIB | OIL |

Harga minyak cenderung stabil setelah lonjak lebih dari 3% pada Kamis, saat pelaku pasar menimbang ancaman terbaru Presiden AS Donald Trump terhadap Iran dan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.

West Texas Intermediate (WTI) bertahan di sekitar $66 per barel, melanjutkan reli tiga hari yang juga terbantu pelemahan dolar AS. Sementara Brent bertahan di atas $70, pertama kalinya sejak Juli, setelah premi risiko geopolitik kembali "disuntikkan" ke harga.

Pemicu utamanya datang dari peringatan Trump: jika Iran tidak mau mencapai kesepakatan nuklir, opsi serangan militer tetap ada. Nada keras ini membuat pasar kembali menghitung skenario terburuk, terutama jika situasi berubah jadi konfrontasi terbuka.

Fokus terbesar pasar ada di Selat Hormuz, jalur sempit yang memisahkan Iran dan Semenanjung Arab. Ini adalah rute vital tempat tanker minyak mentah dan LNG lalu-lalang setiap hari untuk memasok pasar global sehingga sedikit gangguan saja bisa langsung memicu lonjakan harga.

Ketegangan makin terasa setelah Associated Press melaporkan Iran memperingatkan kapal-kapal di laut bahwa mereka akan menggelar latihan pada Minggu - Senin, termasuk penembakan langsung di Selat Hormuz, mengutip dua pejabat keamanan Pakistan. Pasar kini menunggu apakah latihan ini hanya "show of force" atau sinyal eskalasi berikutnya. (az) [sma]

Source : Bloomberg.com

RELATED NEWS
Oil Rises Again, Is There a "Heat" Signal from Iran?...
Wednesday, 4 February 2026 10:01 WIB

Oil prices rose for the second consecutive day after US-Iran tensions resurfaced. The trigger: the US reportedly shot down an Iranian drone near an American aircraft carrier in the Arabian Sea an even...

Minyak Stabil, Dialog Pasar Pantau AS “ Iran & Dolar Menguat...
Tuesday, 3 February 2026 16:30 WIB

Harga minyak naik tipis di sesi Asia pada Selasa (3/2) setelah anjlok tajam sehari sebelumnya. Brent kontrak April naik 0,2% ke US$66,42/barel, sementara WTI naik 0,3% ke US$61,90/barel pasar mulai "t...

Risiko Iran Mereda, Minyak Langsung Turun...
Monday, 2 February 2026 22:45 WIB

Harga minyak ambles tajam karena pasar mulai melepas "premi perang" yang sempat menempel selama Januari. Pemantiknya: Donald Trump bilang Washington sedang berkomunikasi/berbicara dengan Iran, bikin p...

Minyak Naik 3 Hari, Trump "Ngegas" ke Iran Pasar Takut Hormuz Terganggu...
Thursday, 29 January 2026 10:29 WIB

Harga minyak naik untuk hari ketiga setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar segera membuat kesepakatan nuklir atau menghadapi serangan militer. Pernyataan ini kembali memanaskan kete...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

LATEST NEWS
Emas "Napas Lagi" Setelah Crash, Buyer Balik Masuk

Emas masih mempertahankan penguatannya setelah sempat jatuh tajam dari rekor tertinggi. Setelah pembeli "buy the dip" masuk saat harga turun, tekanan jual mulai mereda dan pergerakan emas kembali lebih stabil. Pada perdagangan awal, emas batangan...

Oil Rises Again, Is There a "Heat" Signal from Iran?

Oil prices rose for the second consecutive day after US-Iran tensions resurfaced. The trigger: the US reportedly shot down an Iranian drone near an American aircraft carrier in the Arabian Sea an event that immediately put the market on alert. The...

Emas Mulai Bangkit, Tapi "Rem" Masih Banyak

Emas (XAU/USD) mulai menarik pembeli pada Selasa setelah jatuh tajam dua hari dan sempat menyentuh area $4.400”level terendah sejak 6 Januari. Pemulihan ini terbantu karena dolar AS melemah tipis dan menjauh dari puncak lebih dari sepekan yang...

POPULAR NEWS