Thursday, 29 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik 3 Hari, Trump "Ngegas" ke Iran Pasar Takut Hormuz Terganggu
Thursday, 29 January 2026 10:29 WIB | OIL |

Harga minyak naik untuk hari ketiga setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar segera membuat kesepakatan nuklir atau menghadapi serangan militer. Pernyataan ini kembali memanaskan ketegangan di Timur Tengah dan menghidupkan kekhawatiran pasar soal potensi kerusuhan yang bisa mengganggu pasokan.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) bergerak naik mendekati $64 per barel setelah pada sesi sebelumnya menguat 1,3% dan ditutup di level tertinggi sejak akhir September. Dalam unggahan media sosial pada Rabu, Trump mengatakan kapal-kapal AS yang ia perintahkan menuju wilayah tersebut siap menjalankan misi mereka "dengan kecepatan dan kekerasan, jika perlu."

Ancaman terbaru itu menyuntikkan premi risiko ke harga minyak meskipun pasar juga sedang menghadapi tekanan dari isu pasokan yang membesar. Artinya, fundamental supply global masih jadi "rem", tapi headline geopolitik memberi "bensin" tambahan ke pergerakan harga.

Ketakutan pasar paling terlihat di pasar opsi. Para trader membayar premi lebih mahal untuk opsi beli (bullish calls) dengan tenor terpanjang dalam sekitar 14 bulan, sebagai perlindungan jika konflik AS “ Iran benar-benar memburuk. Dalam beberapa tahun terakhir, pasar opsi memang sering jadi "jalur cepat" untuk bertaruh pada risiko geopolitik Timur Tengah.

Risiko utamanya jelas: jika konflik meningkat, aliran minyak dari Timur Tengah bisa terganggu. Wilayah ini menyumbang sekitar sepertiga pasokan global. Balasan Iran juga berpotensi merembet ke Selat Hormuz, jalur sempit yang menjadi urat nadi pengiriman minyak dan LNG dunia tempat tanker membawa kargo energi ke berbagai negara.

5 Poin Kesimpulan

Minyak naik 3 hari karena ancaman Trump ke Iran memicu kekhawatiran geopolitik.

WTI mendekati $64/barel, terbantu reli sebelumnya 1,3% dan penutupan tertinggi sejak akhir September.

Premi risiko masuk lagi ke harga meski isu pasokan global masih menekan dari sisi fundamental.

Pasar opsi menunjukkan kewaspadaan: opsi bullish makin mahal sebagai proteksi konflik.

Risiko terbesar ada pada gangguan pasokan Timur Tengah dan potensi masalah di Selat Hormuz (jalur vital minyak & LNG). (az)[sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Tembus $5.500, Pasar "Kabur" dari Dolar & Obligasi

Harga emas kembali bikin heboh setelah melonjak ke rekor baru di atas $5.500 per ons, memperpanjang reli yang sudah super kencang sepanjang awal tahun. Di sesi Asia, emas sempat mencetak puncak baru sebelum bergerak lebih rendah; pukul 08.02 di...

Minyak Naik 3 Hari, Trump "Ngegas" ke Iran Pasar Takut Hormuz Terganggu

Harga minyak naik untuk hari ketiga setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar segera membuat kesepakatan nuklir atau menghadapi serangan militer. Pernyataan ini kembali memanaskan ketegangan di Timur Tengah dan menghidupkan...

Indeks Hang Seng Dibuka Lebih Rendah, Saham Zijin Mining Sedikit Naik

Saham Hong Kong memulai hari dengan lebih lemah, dengan Indeks Hang Seng turun 199 poin, atau 0,72 persen, menjadi 27.627. Pasar yang lebih luas juga berada di bawah tekanan, karena Indeks Perusahaan China turun 60 poin, atau 0,63 persen, menjadi...

POPULAR NEWS