Wednesday, 08 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB | Euro EuroDolar EUR/USD

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga. Laporan inflasi terbaru menunjukkan suku bunga yang diharmonisasikan Uni Eropa di Jerman meningkat menjadi 2,6%, tertinggi sejak Februari, sementara IHK Spanyol tetap jauh di atas target ECB sebesar 2%. Sebaliknya, inflasi di Prancis dan Italia tetap di bawah target. Data tersebut, dikombinasikan dengan risalah rapat ECB yang menunjukkan para pembuat...

Emas Dekati Puncak 6 Minggu, Pasar Waspada Rate Cut
Monday, 1 December 2025 16:42 WIB | GOLD EMAS

Harga emas diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam enam minggu pada hari Senin (1/12), didukung oleh melemahnya dolar dan menguatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuannya akhir bulan ini. Harga emas spot terakhir naik 0,2% menjadi $4.240,55 per ons pada pukul 02:32 ET (06:32 GMT), setelah mencapai level tertinggi enam minggu di $4.256,2 pada hari sebelumnya. Emas Berjangka AS untuk Februari naik 0,5% menjadi $4.274,55. Harga emas telah melonjak lebih dari 4% minggu lalu. Emas didukung oleh melemahnya dolar, pemangkasan taruhan The Fed Indeks...

Ada Apa di Balik Gerakan Tajam Pasar Ini?
Monday, 1 December 2025 12:58 WIB | Yen

Yen Jepang (JPY) terus menguat sepanjang sesi Asia pada Senin(1/12) setelah Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, kembali memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi dalam waktu dekat. Komentar bernada hawkish ini membuat imbal hasil obligasi pemerintah Jepang naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun, sehingga selisih suku bunga antara Jepang dan negara besar lainnya semakin menyempit. Ditambah dengan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati, yen makin dilirik sebagai mata uang safe haven, membuat posisinya semakin kuat. Di saat bersamaan, Dolar AS (USD) justru melemah hingga...

Emas Merosot Tipis, Ada Sinyal Besar yang Ditunggu Pasar?
Monday, 1 December 2025 07:47 WIB | GOLD

Harga emas melemah pada awal Desember, terseret oleh sikap hati-hati investor menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang semakin dekat. Di tengah spekulasi bahwa The Fed siap memangkas suku bunga lagi bulan ini, pelaku pasar memilih menahan diri, membuat pergerakan emas cenderung terbatas. Tekanan dolar AS yang bergerak campur aduk juga membuat emas belum mampu mencetak kenaikan yang berarti. Meski sempat menunjukkan kekuatan di bulan sebelumnya, emas kini bergerak defensif akibat ketidakpastian global yang terus membayangi. Data ekonomi AS yang dirilis dalam beberapa hari ke...

Apa yang Sebenarnya Menggerakkan Minyak ?
Monday, 1 December 2025 07:29 WIB | Oil,

Harga minyak kembali naik setelah OPEC+ menegaskan rencana untuk menghentikan sementara kenaikan produksi selama kuartal pertama. Keputusan yang dipimpin Arab Saudi ini dianggap sebagai respons terhadap kondisi pasar musiman yang cenderung lebih lemah. Brent kini diperdagangkan di atas $63 per barel, sementara WTI mendekati $60, memberi sinyal bahwa pasar mulai menyesuaikan diri dengan kebijakan pasokan terbaru tersebut. Kenaikan ini datang setelah minyak mencatat penurunan bulanan selama empat bulan berturut-turut akibat kekhawatiran surplus pasokan. IEA bahkan memprediksi rekor kelebihan...