
Harga emas diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam enam minggu pada hari Senin (1/12), didukung oleh melemahnya dolar dan menguatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuannya akhir bulan ini.
Harga emas spot terakhir naik 0,2% menjadi $4.240,55 per ons pada pukul 02:32 ET (06:32 GMT), setelah mencapai level tertinggi enam minggu di $4.256,2 pada hari sebelumnya. Emas Berjangka AS untuk Februari naik 0,5% menjadi $4.274,55.
Harga emas telah melonjak lebih dari 4% minggu lalu.
Emas didukung oleh melemahnya dolar, pemangkasan taruhan The Fed
Indeks Dolar AS diperdagangkan pada level terendah dua minggu pada hari Senin, membuat emas batangan lebih menarik bagi pembeli non-AS, sementara sentimen penghindaran risiko di pasar yang lebih luas membantu mempertahankan permintaan untuk aset safe haven.
Harga pasar sekarang mencerminkan probabilitas 87% penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, didorong oleh serangkaian data ekonomi AS yang lebih lemah dan indikasi bahwa tekanan inflasi mereda.
Pergeseran ekspektasi telah menguat selama seminggu terakhir, namun investor tetap berhati-hati karena kurangnya data resmi terbaru setelah penutupan pemerintah yang berkepanjangan. Komentar beragam dari para pembuat kebijakan The Fed juga menambah ketidakpastian.
Perkembangan politik menambah lapisan intrik lainnya. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia sudah tahu siapa yang akan ia nominasikan sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya, meskipun ia tidak mengungkapkan kandidatnya.
Komentarnya menghidupkan kembali spekulasi seputar beberapa nama yang dianggap sebagai pesaing, termasuk Kevin Hassett, mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh, dan Gubernur saat ini Christopher Waller.
Pilihan tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap laju dan kedalaman penurunan suku bunga selama tahun mendatang.
Dengan ketidakpastian yang berkelanjutan, momentum jangka pendek emas tetap utuh. Investor terus mencari perlindungan terhadap volatilitas di pasar ekuitas dan mata uang.
Perak mencapai rekor tertinggi; Tembaga melemah
Logam mulia dan logam industri lainnya diperdagangkan beragam pada hari Senin.
Perak berjangka naik 0,4% menjadi $56,65 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi $57,815/ons. Platinum berjangka naik 0,7% menjadi $1.700,60/ons.
Tembaga berjangka acuan di London Metal Exchange melemah di $11.207,20 per ton, sementara tembaga berjangka AS juga stabil di $5,30 per pon.
Data pada hari Senin menunjukkan bahwa aktivitas pabrik Tiongkok semakin terkontraksi, dengan PMI resmi dan swasta menggarisbawahi penurunan bulan kedelapan berturut-turut.
Sumber: Investing.com
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...