Thursday, 12 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB | GOLD |

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelonggaran kebijakan. Investor kini bersikap lebih defensif sambil menunggu rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang berpotensi menjadi pemicu volatilitas berikutnya.

Berdasarkan pembaruan harga spot, emas spot berada di sekitar $5.076,10 per ons, naik $34,20 (+0,68%). Data tersebut tercatat pada 4:43 AM ET (setara sekitar 16:43 WIB). Di pasar derivatif, emas berjangka AS juga menguat. Kontrak April tercatat naik sekitar 0,8% ke area $5.072,60 per ons, sejalan dengan tren penguatan emas spot dan melemahnya dolar.

Pemicu utama datang dari sisi data: penjualan ritel AS Desember stagnan, di bawah ekspektasi pasar. Sinyal konsumsi yang melemah ini mendorong pelaku pasar kembali menaikkan probabilitas pemangkasan suku bunga, karena perlambatan permintaan dinilai dapat menurunkan tekanan inflasi dan membuka ruang kebijakan yang lebih longgar.

Dolar yang melemah membuat komoditas berdenominasi USD relatif lebih menarik bagi pembeli non AS, sementara yield yang turun mengurangi "biaya peluang" memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas. Kombinasi dua faktor ini menjaga bias emas tetap positif meski sebagian pejabat The Fed masih menyiratkan pendekatan hati - hati dan bergantung data.

Ke depan, fokus pasar tertuju pada NFP: angka pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan dapat memperkuat skenario "Fed lebih dovish" dan menopang emas lebih lanjut, sementara kejutan data yang kuat berpotensi memicu rebound dolar/yield dan menahan laju kenaikan emas dalam jangka pendek. (arl) [sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

Emas Tertekan Saat Data Tenaga Kerja Lemah...
Thursday, 5 February 2026 23:02 WIB

Emas masih sulit bangkit pada Kamis (5/2) meski sinyal pelemahan dari data tenaga kerja AS mulai terlihat. Penyebab utamanya: dolar AS tetap menguat (atau minimal bertahan kuat), sehingga tekanan ke l...

Emas "Napas Lagi" Setelah Crash, Buyer Balik Masuk...
Wednesday, 4 February 2026 10:10 WIB

Emas masih mempertahankan penguatannya setelah sempat jatuh tajam dari rekor tertinggi. Setelah pembeli "buy the dip" masuk saat harga turun, tekanan jual mulai mereda dan pergerakan emas kembali lebi...

LATEST NEWS
Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhawatiran surplus di pasar. Pelaku pasar menilai...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelonggaran kebijakan. Investor kini bersikap lebih...

Hang Seng Tembus Tertinggi Sejak 30 Jan

Indeks Hang Seng memperpanjang reli untuk hari ketiga berturut-turut pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Rabu (11/2). Indeks naik 0,3% atau 83,23 poin dan ditutup di 27.266,38, sekaligus menandai level penutupan tertinggi sejak 30 Januari....

POPULAR NEWS