Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tuesday, 20 January 2026 11:40 WIB

Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...

RECENT NEWS
Pergerakan Minyak Masih Dibatasi Geopolitik dan Pasokan
Friday, 5 December 2025 09:49 WIB |

Pergerakan minyak Brent hari ini masih sangat dipengaruhi dua faktor utama: prospek permintaan global dan isu pasokan dari negara produsen utama. Dari sisi permintaan, pasar masih bergulat dengan kekhawatiran perlambatan ekonomi global di tengah siklus penurunan suku bunga bank sentral besar seperti The Fed dan Eropa Dari sisi pasokan, harga Brent tertahan antara sentimen risiko geopolitik dan sinyal banjir suplai. Ketegangan di kawasan penghasil minyak (Rusia“Ukraina, Timur Tengah, hingga kebijakan terhadap Venezuela dan Iran) tetap menjadi faktor pendukung harga karena memunculkan...

Emas Nempel $4.200, Siap Gas?
Thursday, 4 December 2025 09:36 WIB | GOLD

Harga emas naik tipis dan bertahan di sekitar $4.210 per troy ons, masih nyaman di atas $4.200. Data tenaga kerja swasta AS (ADP) yang jauh lebih lemah dari perkiraan bikin dolar melemah dan pasar makin yakin The Fed akan memangkas suku bunga 25 bps minggu depan. Itu yang jadi "bensin utama" buat emas.Ke depan, arah emas sangat bergantung pada data klaim pengangguran dan inflasi PCE AS. Kalau data makin nunjukin ekonomi melambat dan inflasi jinak, spekulasi rate cut menguat dan emas punya peluang lanjut naik. Kalau inflasi masih panas, ruang kenaikan emas bisa ketahan dulu. Intinya: emas...

Rebound Emas Berlanjut-Apakah Rally Besar Sedang Dimulai?
Wednesday, 3 December 2025 11:22 WIB |

Harga emas kembali naik pada sesi Asia hari Rabu(3/12) setelah bertahan di area $4.164, mendekati level tertingginya sejak akhir Oktober. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga minggu depan. Spekulasi bahwa pengganti Jerome Powell mungkin lebih dovish juga membuat dolar AS melemah, sehingga memberi ruang bagi emas - yang tidak menawarkan imbal hasil - untuk menguat. Selain faktor suku bunga, ketegangan geopolitik seperti konflik Rusia-Ukraina membuat investor kembali melirik emas sebagai aset aman. Meski sentimen di pasar saham cukup...

Perak Dekat Rekor, Lanjut Nanjak?
Wednesday, 3 December 2025 07:22 WIB | Perak

Harga perak pagi ini masih bertahan di dekat rekor tertingginya, diperdagangkan di kisaran $58 per troy ons. Dalam sebulan terakhir, harga perak sudah naik lebih dari 20% dan melonjak hampir 90% dalam setahun, menandakan tren naik yang sangat kuat. Meski sempat muncul aksi ambil untung sehingga harga sedikit turun dari puncak sekitar $57,8“58, posisi sekarang masih berada di zona sangat tinggi dibanding beberapa bulan lalu. Kenaikan tajam ini didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember, pelemahan dolar AS, serta sentimen safe haven di tengah ketidakpastian...

Minyak Goyang Tipis, Ini Pertanda Awal Rally?
Tuesday, 2 December 2025 11:36 WIB |

Harga minyak Brent masih bergerak di area yang relatif kuat karena pasar lagi fokus ke risiko pasokan dan ekspektasi penurunan suku bunga. Di sisi pasokan, pasar masih waspada terhadap ketegangan geopolitik di beberapa wilayah produsen utama dan kebijakan produksi negara-negara OPEC+. Selama pasar melihat pasokan berpotensi ketat atau minimal tidak melimpah, harga minyak cenderung mendapat dukungan karena trader khawatir kalau terjadi gangguan suplai mendadak. Di sisi lain, dari faktor permintaan, harapan bahwa The Fed dan bank sentral lain akan mulai menurunkan suku bunga membuat outlook...