Sunday, 29 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tuesday, 20 January 2026 11:40 WIB

Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...

RECENT NEWS
Pertemuan Putin dan Trump Jadi Fokus!
Friday, 15 August 2025 21:32 WIB | brent oil

Harga minyak melemah diiringi pertemuan Trump“Putin di Alaska hari ini. Brent turun 0,93% menjadi $66,18/barel Saat berita ini ditulis.Pasar menimbang peluang gencatan senjata Ukraina yang bisa membuka pelonggaran sanksi minyak Rusia vs. kebuntuan yang berisiko memicu sanksi sekunder AS.Sentimen juga menekankan data China yang melemah (output pabrik turun, ritel melambat) dan kekhawatiran surplus pasokan seiring kenaikan produksi OPEC+. IEA menilai pasar cenderung kelebihan pasokan, sehingga harga mudah tertahan. Harga minyak pada saat penulisan berada di...

Perak Tahan Posisi di Tengah Momentum Turun
Friday, 15 August 2025 15:59 WIB |

Harga perak bertahan di bawah $38 per ons pada hari Jumat setelah jatuh lebih dari 1% pada sesi sebelumnya, karena inflasi produsen AS yang lebih panas dari perkiraan meredam harapan untuk penurunan suku bunga Federal Reserve yang sangat besar pada bulan September. Klaim pengangguran mingguan juga mencapai 224.000, di bawah perkiraan 228.000, menunjukkan beberapa ketahanan pasar tenaga kerja. Pasar masih menetapkan lebih dari 90% peluang penurunan 25 basis poin bulan depan, tetapi peluang pergerakan 50 bps yang lebih besar telah terhapus. Sumber: Newsmaker.id

Sentimen Fed Pudar, Emas Kembali Tertekan
Friday, 15 August 2025 10:27 WIB | GOLD EMAS

Harga emas bertahan pada Jumat (15/8), melanjutkan pelemahan sesi sebelumnya dan berada di jalur menuju pekan terburuknya sejak akhir Juni. Sentimen tertekan setelah serangkaian data AS yang lebih kuat dari perkiraan mengikis harapan pemangkasan suku bunga The Fed yang signifikan, sehingga dolar dan imbal hasil obligasi AS cenderung menguat dan menekan minat pada aset tanpa imbal hasil seperti emas. Tekanan kian besar setelah PPI AS Juli naik pada laju tercepat dalam tiga tahun jauh di atas consensus mengindikasikan perusahaan mulai meneruskan kenaikan biaya impor akibat tarif ke harga...

Besarnya Pasokan Tekan Harga Minyak
Friday, 15 August 2025 09:50 WIB |

Pasar minyak saat ini menghadapi tekanan fundamental bearish yang kuat. IEA memperkirakan pasokan global akan meningkat pesat”sekitar +2,5 juta barel per hari di tahun 2025”sementara pertumbuhan permintaan terus melemah, hanya sekitar +680 rb bph, akibat lemahnya konsumsi di negara maju serta China, India, dan Brasil .  OPEC+ pun merespons dengan menghentikan kebijakan pemangkasan produksi dan malah menaikkan output, memperparah surplus global .  Data terkini menunjukkan bahwa produsen minyak serpih AS mulai menurunkan investasi hingga menonaktifkan rig karena harga minyak...

Perak Stabil, Pasar Antisipasi Penurunan Suku Bunga Fed
Thursday, 14 August 2025 15:46 WIB |

Harga perak bertahan di atas $38,5 per ons pada Kamis(14/8), bergerak di dekat level tertinggi tiga minggu karena ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve yang lebih dalam tahun ini mendukung pasar. Data inflasi AS yang lebih lemah menunjukkan bahwa tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump tidak menambah tekanan harga, sementara tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja memperkuat pandangan dovish. Pasar hampir sepenuhnya memperhitungkan pemangkasan suku bunga pada September, dengan sebagian pelaku pasar mengantisipasi penurunan yang lebih besar sebesar 50 basis...