
Angkatan Udara Israel melancarkan serangan di Iran pada hari Kamis(13/6), menurut dua sumber yang mengetahui operasi tersebut. Belum jelas apa yang menjadi target Israel, tetapi ledakan dilaporkan terjadi di Teheran.
Mengapa ini penting: Israel secara langsung menyerang musuh terbesar dan bersenjata lengkapnya, tanpa dukungan yang jelas dari AS.
Presiden Trump secara terbuka menentang serangan Israel terhadap situs nuklir Iran pada hari Kamis, dengan mengatakan bahwa ia masih yakin kesepakatan nuklir mungkin terjadi.
Tidak jelas apakah Israel telah memerintahkan serangan terhadap program nuklir Iran, atau apakah AS menentang operasi khusus ini.
Namun, serangan Israel dapat menjadi awal dari konflik militer yang menimbulkan bahaya besar bagi Israel dan Iran.
Yang menjadi berita utama: Sirene berbunyi di seluruh Israel pada Kamis malam. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan keadaan darurat khusus di seluruh negeri.
"Setelah serangan pendahuluan Negara Israel terhadap Iran, serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap negara Israel dan penduduk sipilnya diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat," kata Katz. Seorang juru bicara Pasukan Pertahanan Israel mengatakan hanya kegiatan "yang diperlukan" yang boleh dilakukan di Israel mulai Jumat pagi waktu setempat.
Itu termasuk larangan "kegiatan pendidikan, pertemuan, dan tempat kerja, kecuali bisnis penting." Di balik layar: AS memberi tahu beberapa sekutunya secara pribadi pada hari Kamis bahwa serangan Israel akan segera terjadi dan menjelaskan bahwa mereka tidak terlibat, kata salah satu sumber.
Pemerintahan Trump telah memberi tahu Israel bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam serangan apa pun terhadap program nuklir, Axios melaporkan. Namun, AS sebelumnya telah membantu mempertahankan Israel dari serangan Iran dan kemungkinan akan melakukannya lagi jika serangan ini memicu siklus pembalasan. Intriknya: Sebelum operasi tersebut diketahui publik, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee mencuit bahwa ia berada di kedutaan di Yerusalem dan "akan tetap di sini sepanjang malam," seraya menambahkan: "Berdoalah untuk perdamaian Yerusalem."
Bahkan jika Israel tidak menyerang fasilitas nuklir Iran secara langsung, AS dapat terjebak dalam pembalasan Iran. (zif)
Sumber: Axios.com
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...
Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...
Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...
Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...