Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Gencatan Senjata Bikin Dolar Lemas, Picu Penurunan Minyak
Tuesday, 24 June 2025 16:00 WIB | US DOLLAR | Indeks DolarDolar AS

Dolar AS melemah pada Selasa (24/6) setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara Israel dan Iran. Kabar ini mendorong minat risiko investor dan menyebabkan penurunan tajam harga minyak.

Trump menyatakan bahwa kedua negara telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata total, berpotensi mengakhiri konflik 12 hari yang telah memicu eksodus massal dari Teheran dan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut. Israel menyambut baik proposal tersebut, menyatakan bahwa mereka telah mencapai tujuan menghentikan ancaman nuklir dan rudal balistik Iran.

Yen Jepang dan euro menguat karena penurunan harga minyak memberikan sentimen positif, mengingat Jepang dan Uni Eropa sangat bergantung pada impor minyak dan gas alam cair. Terhadap yen, dolar turun 0,75% menjadi 145,03.

Sementara itu, euro naik 0,27% menjadi $1,1609 -- mendekati level tertinggi sejak Oktober 2021.

Tekanan terhadap dolar semakin besar setelah komentar dovish dari pejabat The Fed, Michelle Bowman, yang menyarankan pemangkasan suku bunga segera dipertimbangkan. Gubernur Fed lainnya, Christopher Waller, juga mengisyaratkan kemungkinan pemangkasan pada pertemuan bulan depan.

Pasar kini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga pada Juli sebesar 23%, naik dari 14,5% sehari sebelumnya.

Indeks dolar terhadap sejumlah mata uang melemah 0,14% ke level 98,09, yang melanjutkan penurunan lebih dari 0,5% pada sesi sebelumnya. Sementara itu, dolar Australia naik 0,7% menjadi $0,6506 dan dolar Selandia Baru menguat 0,75% ke $0,6025.

Di pasar kripto, bitcoin melonjak 2% ke $105.832 dan ether naik 3,2% ke $2.425, mencerminkan sentimen risiko yang kembali positif.

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS